ASEAN Aktifkan Peringatan Asap Lintas Batas Level 3
Pusat Meteorologi Khusus ASEAN naikkan status peringatan asap lintas batas ke level tertinggi akibat kabut pekat dari kebakaran hutan di Kalimantan dan Sumatra yang meluas ke Malaysia dan Singapura.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pusat Meteorologi Khusus ASEAN (ASMC) mengumumkan peningkatan status peringatan kabut asap lintas batas menjadi Level 3, tingkat tertinggi, untuk wilayah ASEAN bagian selatan. Keputusan ini diambil menyusul penyebaran kabut asap yang terus memburuk akibat kondisi kering yang berkepanjangan dan aktivitas kebakaran hutan serta lahan di wilayah Indonesia, khususnya di Kalimantan dan Sumatra. Peringatan ini menandai kegawatdaruratan yang memerlukan respons cepat dari negara-negara terdampak.
Pantauan terbaru menunjukkan kepadatan asap sedang hingga pekat mendominasi wilayah Sumatra bagian tengah dan selatan, serta sebagian besar wilayah Kalimantan Barat dan Selatan. Asap yang berasal dari titik panas di Kalimantan Barat bergerak ke utara menuju Sarawak bagian barat, memicu peningkatan konsentrasi polutan di stasiun pemantauan udara di sejumlah wilayah tersebut. Kualitas udara di beberapa titik bahkan mencapai kategori tidak sehat hingga berbahaya, menimbulkan risiko kesehatan serius bagi masyarakat.
Di Malaysia, otoritas setempat telah mengimbau warga untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis. Meskipun kondisi mulai membaik, para ahli menilai perbaikan tersebut belum menjamin kestabilan jangka panjang. Prof Dr Jamal Hisham Hashim, Ketua Malaysian Environmental Health Practitioners Association, menekankan pentingnya langkah pencegahan seperti menutup jendela, menggunakan filter HEPA, dan mengenakan masker N95 saat berkegiatan di luar ruangan.
Ia menyoroti bahwa sumber utama kabut asap berasal dari luar negeri, khususnya dari wilayah Kalimantan dan Sumatra, yang terbawa angin ke Malaysia dan Singapura. “Tanpa penanganan tuntas terhadap sumber asap lintas batas, kondisi ini tidak akan mereda,” tegasnya. Ia juga memperingatkan bahwa upaya kooperatif regional hanya efektif setelah kebakaran terjadi, tetapi minim dampak dalam pencegahan dini. Dengan adanya sinyal El Nino yang diperkirakan memperparah kekeringan, diperlukan pendekatan strategis jangka panjang untuk mengatasi akar permasalahan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Festival Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Budaya di Melbourne
Festival Indonesia 2026 di Melbourne sukses menarik lebih dari 6.000 pengunjung dengan persembahan budaya, kuliner, dan UMKM dari berbagai daerah.
25 Oktober 2026

Ratusan Ribu Warga Israel Desak Pertanggungjawaban atas Kegagalan Keamanan
Ribuan warga Israel menggelar demonstrasi besar di Tel Aviv menuntut penyelidikan independen atas kegagalan keamanan sebelum serangan 7 Oktober 2023, menjelang pemilu yang menentukan arah kebijakan militer dan politik negara.
25 Oktober 2026

Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran dalam Waktu Dekat
Presiden AS Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan serangan terhadap Iran, bahkan bisa terjadi besok, dengan tujuan mencegah pengembangan senjata nuklir secara permanen.
25 Oktober 2026

Kim Jong Un Kunjungi Monumen Perang Korea di Dandong
Pemimpin Korea Utara melakukan kunjungan singkat ke Dandong, China, menjelang peringatan 76 tahun kehadiran relawan Tiongkok dalam Perang Korea, dengan fokus pada simbolisme sejarah dan kebersamaan strategis.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

