Asing Borong 10 Saham Unggulan Saat IHSG Melemah 1,51%
Investor asing mencatatkan belanja bersih besar di 10 saham kunci saat IHSG turun 1,51% pada Senin (28/9/2026), dengan pembelian tertinggi di BBRI dan AMMN.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 29 September 2026, 09.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan tekanan berat pada akhir perdagangan Senin, 28 September 2026, dengan penurunan signifikan sebesar 1,51% atau 94 poin, menetap di level 6.147,86. Gerakan penurunan ini didorong oleh dominasi saham yang melemah, mencapai 532 lembar, sementara hanya 180 saham menguat dan 81 lainnya stagnan. Volume perdagangan tercatat rendah, hanya mencapai Rp12,58 triliun dari total 37,37 miliar lembar saham yang diperdagangkan dalam 1,66 juta kali transaksi.
Di tengah kondisi pasar yang lesu, investor asing justru menunjukkan keberanian dengan melakukan pembelian bersih besar, mencapai total Rp1,13 triliun. Rinciannya, sebesar Rp259,83 miliar di pasar reguler dan Rp871,03 miliar di pasar negosiasi serta tunai. Kebijakan belanja besar ini terkontraskan dengan tren penurunan indeks, menunjukkan strategi akumulasi oleh pelaku pasar asing terhadap saham-saham yang dianggap bernilai di tengah koreksi pasar.
Dari data terkini, sepuluh emiten yang paling banyak dibeli oleh investor asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dengan nilai pembelian bersih Rp49,68 miliar, disusul PT Amman Mineral Internasional (AMMN) sebesar Rp19,49 miliar. Selanjutnya, PT Merdeka Gold Resources (EMAS) mencatat pembelian bersih Rp19,36 miliar, PT Bank Central Asia (BBCA) Rp17,93 miliar, dan PT Dian Swastatika Sentosa (DSSA) Rp17,78 miliar. Sementara itu, saham-saham seperti INET, GGRM, AMRT, ERAA, dan RAJA juga masuk dalam daftar pembelian terbesar dengan nilai masing-masing antara Rp13,75 miliar hingga Rp10,37 miliar.
Pembelian besar ini menunjukkan keyakinan investor asing terhadap kinerja jangka panjang emiten-emiten tersebut, meski pasar secara keseluruhan mengalami tekanan. Kegiatan akumulasi ini diperkirakan menjadi sinyal bahwa sejumlah saham telah mencapai level harga yang menarik untuk dimasukkan ke portofolio, terlepas dari fluktuasi harian indeks.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

170 Bidang Tanah di Ngawi Ditetapkan untuk Pemanfaatan Berkelanjutan
Sebanyak 170 bidang tanah di Desa Dampit, Ngawi, resmi mendapatkan kepastian pemanfaatan melalui perjanjian hak pengelolaan, mendukung pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
29 September 2026

Samsat Keliling Beroperasi di 14 Titik Jadetabek
Polda Metro Jaya hadirkan layanan Samsat Keliling di 14 lokasi di wilayah Jadetabek untuk memudahkan wajib pajak membayar PKB secara langsung.
29 September 2026

Insentif Fiskal untuk TPT Harus Dijaga Konsistensi dan Efektivitasnya
Pemerintah sedang mengkaji insentif fiskal untuk industri tekstil dan produk tekstil, namun Apindo menekankan perlunya desain kebijakan yang tepat, akses mudah, dan dukungan menyeluruh agar daya saing industri meningkat secara berkelanjutan.
29 September 2026

BI Pilih Keseimbangan Antara Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi
Bank Indonesia menekankan keseimbangan antara menjaga stabilitas nilai tukar dan mendukung pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan moneter yang hati-hati dan terukur.
29 September 2026
Berita Lainnya

Museum Bing Slamet Dibangun untuk Wariskan Warisan Seni
Selasa, 29 September 2026, 09.30 WITA

Evakuasi Hiu Paus di Wakatobi dan Permohonan Maaf Gibran
Selasa, 29 September 2026, 09.29 WITA

Aktivitas Fisik Sesuai Usia Dongkrak Tumbuh Kembang Anak
Selasa, 29 September 2026, 09.20 WITA

Cedera Hamstring pada Atlet: Penyebab, Pencegahan, dan Langkah Pemulihan
Selasa, 29 September 2026, 09.19 WITA

Pemerintah Percepat Uji Coba MLFF untuk Transaksi Tol Nirsentuh
Selasa, 29 September 2026, 09.14 WITA

Proses Balik Nama dan Mutasi Sepeda Motor Wajib Dilakukan
Selasa, 29 September 2026, 09.14 WITA

OpenAI Perkenalkan GPT-6 Sol dan Luna, Lebih Cepat dan Hemat Biaya
Selasa, 29 September 2026, 09.11 WITA

Netanyahu Siapkan Tuntutan ke ICC atas Erdogan
Selasa, 29 September 2026, 09.06 WITA

