Bahlil Siap Hentikan Ekspor ke Negara yang Tak Hormati Kedaulatan RI
Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi menegaskan evaluasi kontrak ekspor energi terhadap negara yang dianggap tidak menghargai kedaulatan Indonesia, termasuk pertimbangan hentikan ekspor ke tetangga yang bersikap tidak kooperatif.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 15.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 19x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, menyatakan secara tegas bahwa pemerintah akan meninjau ulang seluruh kontrak ekspor energi dengan negara-negara yang dinilai tidak menjunjung tinggi prinsip kesetaraan dan kedaulatan Indonesia. Ia menegaskan bahwa keputusan ekspor bukan sekadar urusan komersial, melainkan juga refleksi dari hubungan diplomatik yang seimbang dan saling menghormati.
Dalam pernyataannya yang disampaikan secara daring dari Jakarta, Bahlil menyoroti sikap beberapa negara yang hanya datang meminta bantuan saat mengalami krisis, padahal sebelumnya bersikap tidak kooperatif. Ia menekankan bahwa Indonesia tidak akan membiarkan kepentingan energinya dimanfaatkan secara sepihak, terlebih jika ada pihak yang mengabaikan perjuangan kemerdekaan bangsa.
Bahlil menegaskan bahwa Indonesia memiliki prinsip dasar bahwa kedaulatan adalah hal yang tidak bisa dikompromikan. Ia menyatakan bahwa jika negara lain ingin menjalin kerja sama, maka harus dilakukan dengan sikap saling menghargai, bukan memanfaatkan posisi Indonesia secara tidak adil. Bahkan, ia menyebut bahwa negara yang tidak memiliki kontrak namun memiliki sikap positif akan tetap diberi kesempatan untuk bekerja sama.
Pernyataan ini disampaikan setelah Bahlil menyatakan tidak akan memperpanjang ekspor gas ke salah satu negara tetangga, terkait sikap yang dianggap tidak mendukung Indonesia dalam isu-isu strategis. Ia juga mengingatkan negara-negara lain untuk berhati-hati dalam menyampaikan pandangan yang dapat mengganggu hubungan bilateral.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

