Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BAKTI Perluas Akses Digital di 3T, Fokus pada Pemerataan Ekonomi

Pemerintah terus memperluas konektivitas digital di daerah 3T melalui infrastruktur BAKTI, menjangkau lebih dari 6.700 desa dan 31.000 lokasi, dengan fokus pada pendidikan, kesehatan, dan perekonomian desa.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 15.37 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 43x dibuka
BAKTI Perluas Akses Digital di 3T, Fokus pada Pemerataan Ekonomi📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah terus memperkuat infrastruktur digital di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) melalui program BAKTI, yang menargetkan pemerataan akses internet hingga ke desa-desa terpencil. Meski cakupan jaringan telah mencapai 98% desa dan kelurahan, masih terdapat sekitar 2.000 desa yang belum terlayani, terutama di wilayah dengan kondisi geografis sulit seperti Papua. Upaya strategis dilakukan melalui pembangunan base transceiver station (BTS) 4G, jaringan serat optik Palapa Ring, serta satelit Satria-1 yang memiliki kapasitas 150 Gbps.

Hingga saat ini, BAKTI telah menyelesaikan akses internet di 3.864 titik layanan publik dan menjangkau sinyal 4G di 6.747 desa. Total lebih dari 31.000 lokasi di berbagai daerah telah terhubung, termasuk fasilitas pendidikan, kesehatan, pemerintahan, pasar tradisional, tempat ibadah, pos keamanan, serta fasilitas transportasi publik. Dari total tersebut, sekitar 68% berada di sektor pendidikan, 5,89% di bidang kesehatan untuk mendukung layanan e-government, dan 19,9% di kantor pemerintahan serta pusat kegiatan masyarakat.

Konektivitas digital yang tersedia di wilayah 3T menjadi fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, terutama melalui pemanfaatan teknologi dalam aktivitas usaha, pemasaran produk, dan akses informasi pasar. Kehadiran infrastruktur BAKTI diharapkan dapat mengurangi kesenjangan digital dan meningkatkan daya saing desa di era ekonomi digital.

Untuk memetakan dampak nyata dari program ini, digelar diskusi eksklusif bertajuk Digital Movement, yang membahas peran infrastruktur digital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Narasumber utama adalah Direktur Utama BAKTI, yang memaparkan strategi dan hasil implementasi program di lapangan. Acara ini akan disiarkan langsung pada 28 Oktober pukul 15.30 WIB, memberikan gambaran komprehensif mengenai transformasi digital di daerah terpencil.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya