Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Bank Jatim Dorong UMKM Jatim Ekspansi ke Aceh

Tiga UMKM binaan Bank Jatim berpartisipasi dalam misi dagang ke Aceh untuk memperluas pasar dan menjajaki kerja sama bisnis.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 12.02 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 31x dibuka
Bank Jatim Dorong UMKM Jatim Ekspansi ke Aceh📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Bank Jatim menginisiasi fasilitasi tiga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari Jawa Timur untuk memperkenalkan produk unggulan di Aceh melalui Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur. Langkah ini bertujuan memperkuat konektivitas ekonomi antarwilayah dengan membuka akses pasar baru bagi produk lokal yang memiliki nilai tambah tinggi.

Tiga UMKM yang terlibat antara lain Masnia Collection asal Pasuruan yang menghadirkan pakaian bordir, Sharleez Skincare dari Surabaya yang menyediakan produk perawatan kulit, serta Batik Gajah Mungkur dari Gresik yang menjual batik khas dengan motif khas Jawa Timur. Keterlibatan langsung dari bank memastikan pelaku usaha mendapat dukungan logistik, promosi, dan kesempatan menjalin komunikasi bisnis secara langsung dengan calon mitra di Aceh.

Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, menegaskan bahwa peran perbankan tidak hanya terbatas pada pendanaan, tetapi juga sebagai penopang ekosistem UMKM melalui pembukaan jaringan pasar. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan memperluas jangkauan pemasaran produk-produk unggulan Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyambut positif capaian misi dagang tersebut, termasuk transaksi senilai Rp1,21 triliun. Ia menekankan pentingnya proses kurasi ketat terhadap pelaku usaha dan produk, serta pelaksanaan business matching secara tatap muka dan daring minimal lima kali untuk memastikan kesesuaian antara penawaran dan permintaan pasar. Capaian ini menjadi fondasi bagi kerja sama perdagangan dan investasi yang berkelanjutan antarprovinsi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya