Bank Mandiri Fokus Tiga Strategi Utama Tahun Ini
Bank Mandiri menetapkan tiga prioritas utama di sisa 2026: penyaluran kredit selektif, penghimpunan dana murah berbasis transaksi, dan digitalisasi bisnis untuk tingkatkan profitabilitas.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 21.23 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 47x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Bank Mandiri menegaskan komitmen memperkuat fondasi kinerja di sisa tahun 2026 melalui tiga pilar strategis utama. Fokus pertama mencakup penyaluran kredit yang lebih selektif, didukung oleh penguatan ekosistem bisnis yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Pendekatan ini dirancang untuk menjaga kualitas aset sekaligus mendukung ekspansi ekonomi di sektor produktif.
Kedua, perusahaan memperkuat strategi penghimpunan dana murah dengan memanfaatkan transaksi harian sebagai basis utama. Pendekatan ini bertujuan memperbesar basis dana pihak ketiga (DPK) yang stabil dan rendah biaya, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Penguatan ini menjadi kunci dalam menjaga likuiditas dan kemandirian keuangan.
Ketiga, digitalisasi menjadi motor utama transformasi bisnis. Dengan memperluas layanan digital dan meningkatkan integrasi teknologi, bank berharap mampu meningkatkan produktivitas operasional dan efisiensi biaya. Digitalisasi juga menjadi penopang utama dalam memperluas jangkauan layanan ke segmen nasabah yang lebih luas dan dinamis.
Pencapaian kinerja kuartal III 2026 menjadi bukti nyata dari strategi yang dijalankan. Laba bersih konsolidasi mencapai Rp45,5 triliun, tumbuh 20,7% dibanding periode sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh ekspansi kredit yang mencapai Rp1.605,8 triliun secara bank only per September 2026, naik 16% secara tahunan, serta pertumbuhan DPK sebesar 17,7% menjadi Rp1.750,2 triliun.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

