Bantuan Beras 30 Kg Dirapel untuk 33 Juta Penerima Mulai Pekan Ini
Pemerintah mulai menyalurkan bantuan beras 30 kilogram per keluarga untuk tiga bulan sekaligus kepada 33,2 juta warga di desil 1 hingga 4.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 15.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah resmi memulai penyaluran bantuan beras sebanyak 30 kilogram per keluarga untuk periode Oktober hingga Desember, yang disalurkan secara sekaligus atau dirapel. Kebijakan ini ditegaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam kunjungan kerjanya di Makassar, menyusul persiapan logistik yang telah rampung. Bantuan tersebut ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang tercatat dalam kategori desil 1 hingga 4, dengan total penerima sebanyak 33,2 juta orang.
Pendistribusian dilakukan secara serentak untuk menghindari kegagalan penyaluran yang pernah terjadi dalam sistem sebelumnya. Dengan dirapelnya tiga bulan dalam satu waktu, diharapkan proses distribusi lebih efisien dan masyarakat tidak mengalami kekurangan stok di tengah bulan. Seluruh bantuan beras yang tersedia hingga akhir tahun dipastikan mencapai 1 juta ton, dipastikan siap didistribusikan melalui berbagai saluran yang telah ditentukan.
Di samping bantuan beras, pemerintah juga menyediakan 1 juta ton beras bersubsidi dengan harga terjangkau Rp12.500 per kilogram. Bantuan ini dimaksudkan bagi masyarakat yang memilih membeli secara langsung namun tetap membutuhkan harga stabil. Beras subsidi tersebut telah didistribusikan oleh Bulog ke sejumlah pasar tradisional, serta akan diperluas melalui jaringan Koperasi Desa Merah Putih yang telah beroperasi di berbagai daerah.
Untuk menjaga harga komoditas utama seperti telur dan ayam, pemerintah menargetkan penurunan biaya pakan lewat pelelangan stok jagung milik Bulog. Stok jagung yang tersedia mencapai sekitar 140 ribu ton, dilelang dengan harga antara Rp5.000 hingga Rp5.500 per kilogram. Langkah ini diharapkan mampu menekan kenaikan harga pakan, sehingga harga telur dan ayam tetap terkendali di pasaran.
Tujuan utama dari seluruh kebijakan ini adalah memastikan ketersediaan pangan yang stabil serta menjaga daya beli masyarakat hingga akhir tahun. Dengan pendekatan terintegrasi antara bantuan langsung, subsidi harga, dan pengendalian biaya produksi, pemerintah menegaskan komitmennya untuk melindungi masyarakat dari tekanan inflasi pangan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

RUU Migas Masih dalam Proses Penyempurnaan
Pemerintah terus mempercepat penyusunan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Migas dengan target serah terima ke Presiden pada 22 Oktober 2026.
7 Oktober 2026

Cadangan Devisa RI Turun Sedikit di Akhir September 2026
Cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2026 tercatat US$146,3 miliar, mengalami penurunan tipis dari posisi Agustus yang sebesar US$146,5 miliar.
7 Oktober 2026

Pesangon PHK Naik Jadi Minimal Satu Kali Gaji
Aturan baru perlindungan ketenagakerjaan menetapkan pesangon minimal satu kali gaji bagi pekerja yang di-PHK karena efisiensi atau kepailitan, menggantikan ketentuan 0,5 kali gaji sebelumnya.
7 Oktober 2026

Pemerintah Diminta Segera Beri Subsidi Truk Listrik
Peneliti UGM meminta pemerintah segera hadirkan insentif subsidi untuk truk listrik guna percepatan elektrifikasi transportasi barang dan dukung transisi energi berkelanjutan.
7 Oktober 2026
Berita Lainnya

Seniman Asal Tonggouna Konawe Sukses Lukis Logo Partai Rakyat Indonesia
Rabu, 7 Oktober 2026, 15.58 WITA

Seniman Menyelesaikan Logo Partai Rakyat Indonesia
Rabu, 7 Oktober 2026, 15.58 WITA

Otak Tetap Sehat Meski Usia Bertambah
Rabu, 7 Oktober 2026, 15.35 WITA

Pilih Paspor 5 atau 10 Tahun? Ini Perbedaan Biaya dan Manfaatnya
Rabu, 7 Oktober 2026, 15.33 WITA

Minuman Harian Berdampak pada Kesehatan Mental
Rabu, 7 Oktober 2026, 15.32 WITA

Penjualan Daihatsu Naik 10 Persen di Kuartal III 2026
Rabu, 7 Oktober 2026, 15.31 WITA

As Roda Omoda 5 Copot di Malaysia, Chery Lakukan Recall 600 Unit
Rabu, 7 Oktober 2026, 15.31 WITA

Honda 0 Alpha EV Siap Meluncur di India Akhir Tahun Ini
Rabu, 7 Oktober 2026, 15.31 WITA

