Bappenas Tekankan Perbaikan Tata Kelola Keuangan Berdasarkan Rekomendasi BPK
Bappenas menegaskan komitmen memperkuat akuntabilitas keuangan melalui penindaklanjutan rekomendasi BPK atas hasil pemeriksaan laporan keuangan TA 2025.
Redaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 21.24 WITA·👁 4 orang membaca· 0 hari ini · 8x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menegaskan bahwa hasil pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menjadi dasar strategis dalam memperbaiki kualitas pengelolaan keuangan negara. Ia menyatakan bahwa setiap temuan dan rekomendasi dari BPK akan menjadi prioritas dalam proses perbaikan sistem, terutama dalam aspek transparansi dan pertanggungjawaban. Komitmen ini ditegaskan dalam acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan Bappenas TA 2025 yang dilaksanakan secara langsung dengan delegasi BPK RI.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bappenas menekankan pentingnya keterbukaan dan kejujuran dalam proses pengelolaan keuangan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan reformasi tidak mungkin tercapai tanpa adanya pengakuan atas kekurangan dan kesalahan yang muncul. “Jika ada kekeliruan, segera diungkap. Jika ada kelemahan, harus diakui. Dengan cara itu, kita bisa memperbaiki secara berkelanjutan,” ujarnya. Pendekatan ini dianggap kunci untuk membangun budaya akuntabilitas yang kuat di lingkungan institusi.
Pemeriksaan oleh BPK mencakup laporan keuangan Bappenas tahun anggaran 2025 serta tiga proyek hibah luar negeri yang dikelola, yaitu Oceans for Prosperity Project–LAUTRA Problue, Global Environment Facility Indonesia Sustainable Cities Impact Project, dan Investing in Nutrition and Early Years Phase II Project. Dalam sejumlah periode sebelumnya, Bappenas telah meraih opini wajar tanpa pengecualian untuk keempat laporan tersebut, mencerminkan konsistensi dalam pengelolaan keuangan.
Anggota II BPK RI Daniel Lumban Tobing menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan konsistensi Bappenas dalam menindaklanjuti temuan, termasuk proses pemulihan atas kelebihan pembayaran. Ia menekankan bahwa hasil pemeriksaan ini bukan sekadar evaluasi, tetapi juga menjadi alat untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih akuntabel dan berdampak nyata bagi masyarakat. Ia berharap hasil ini dapat menjadi pemicu perbaikan berkelanjutan di semua level pemerintahan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kemenkeu Tunda Pembayaran Cicilan Rp37 Triliun ke Kopdes Merah Putih
Pembayaran cicilan pinjaman Kopdes Merah Putih senilai Rp37 triliun ditunda karena belum menerima tagihan resmi dari Himbara dan kelengkapan administrasi belum selesai.
21 September 2026

Saham BYAN Melemah Meski RKAB Anak Usaha Disetujui
Saham BYAN turun 5,06% ke level Rp13.125 meski tiga anak usahanya resmi mendapat revisi RKAB 2026 dari Kementerian ESDM dengan tambahan kuota produksi 15–20 juta ton.
21 September 2026

BEI Turunkan Harga Saham Minimum Jadi Rp1 Mulai 28 September
Bursa Efek Indonesia resmi menurunkan batas harga terendah saham dari Rp50 menjadi Rp1, berlaku mulai 28 September 2026, untuk meningkatkan likuiditas dan efisiensi pasar.
21 September 2026

Romy Bareno Resmi Jadi Komisaris Independen InJourney Airports
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) resmi menunjuk Romy Bareno, putra jurnalis Karni Ilyas, sebagai komisaris independen sejak 16 September 2026.
21 September 2026
Berita Lainnya

Harga Beras Diproyeksikan Turun Pekan Ini
Senin, 21 September 2026, 23.18 WITA

Pemerintah Siapkan E50-B50 untuk Hemat Devisa Rp500 Triliun Tahunan
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

Prabowo Dorong Bensin dari Batu Bara untuk Kemandirian Energi
Senin, 21 September 2026, 23.17 WITA

BYOND by BSI Perkenalkan Fitur Infaq Otomatis Terjadwal
Senin, 21 September 2026, 23.16 WITA

Dokumenter 'Skenario Sang Jenderal' Ungkap Rekayasa Pembunuhan Brigadir J
Senin, 21 September 2026, 23.12 WITA

Prancis vs Spanyol: Duel Taktik dan Kualitas di Semifinal Dunia 2026
Senin, 21 September 2026, 23.11 WITA

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia Usai Tundukkan Inggris
Senin, 21 September 2026, 23.11 WITA

Tuchel Pertahankan Keputusan Pemain Meski Inggris Gagal ke Final
Senin, 21 September 2026, 23.11 WITA

