Selasa, 22 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Bappenas Tekankan Perbaikan Tata Kelola Keuangan Berdasarkan Rekomendasi BPK

Bappenas menegaskan komitmen memperkuat akuntabilitas keuangan melalui penindaklanjutan rekomendasi BPK atas hasil pemeriksaan laporan keuangan TA 2025.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 21 September 2026, 21.24 WITA·👁 4 orang membaca· 0 hari ini · 8x dibuka
Bappenas Tekankan Perbaikan Tata Kelola Keuangan Berdasarkan Rekomendasi BPK📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menegaskan bahwa hasil pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menjadi dasar strategis dalam memperbaiki kualitas pengelolaan keuangan negara. Ia menyatakan bahwa setiap temuan dan rekomendasi dari BPK akan menjadi prioritas dalam proses perbaikan sistem, terutama dalam aspek transparansi dan pertanggungjawaban. Komitmen ini ditegaskan dalam acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan Bappenas TA 2025 yang dilaksanakan secara langsung dengan delegasi BPK RI.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bappenas menekankan pentingnya keterbukaan dan kejujuran dalam proses pengelolaan keuangan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan reformasi tidak mungkin tercapai tanpa adanya pengakuan atas kekurangan dan kesalahan yang muncul. “Jika ada kekeliruan, segera diungkap. Jika ada kelemahan, harus diakui. Dengan cara itu, kita bisa memperbaiki secara berkelanjutan,” ujarnya. Pendekatan ini dianggap kunci untuk membangun budaya akuntabilitas yang kuat di lingkungan institusi.

Pemeriksaan oleh BPK mencakup laporan keuangan Bappenas tahun anggaran 2025 serta tiga proyek hibah luar negeri yang dikelola, yaitu Oceans for Prosperity Project–LAUTRA Problue, Global Environment Facility Indonesia Sustainable Cities Impact Project, dan Investing in Nutrition and Early Years Phase II Project. Dalam sejumlah periode sebelumnya, Bappenas telah meraih opini wajar tanpa pengecualian untuk keempat laporan tersebut, mencerminkan konsistensi dalam pengelolaan keuangan.

Anggota II BPK RI Daniel Lumban Tobing menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan konsistensi Bappenas dalam menindaklanjuti temuan, termasuk proses pemulihan atas kelebihan pembayaran. Ia menekankan bahwa hasil pemeriksaan ini bukan sekadar evaluasi, tetapi juga menjadi alat untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih akuntabel dan berdampak nyata bagi masyarakat. Ia berharap hasil ini dapat menjadi pemicu perbaikan berkelanjutan di semua level pemerintahan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya