Barclays Restrukturisasi, 5.000 Posisi Dihapus Akibat AI
Bank asal Inggris, Barclays, akan memangkas 5.000 pekerja atau sekitar 5% dari total karyawan, sebagai respons terhadap transformasi digital dan efisiensi operasional berbasis kecerdasan buatan.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 17.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 21x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Barclays mengumumkan rencana pemangkasan tenaga kerja sebanyak 5.000 orang dalam struktur organisasi, menyusul kinerja keuangan kuartal ketiga tahun 2027. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menyederhanakan struktur biaya dan memperkuat kapasitas investasi, terutama dalam pengembangan teknologi digital. Pemangkasan ini dipicu oleh adopsi kecerdasan buatan yang menggantikan fungsi-fungsi manual dan pendukung di dalam operasional bank.
Sebanyak 60% dari jumlah pemutusan hubungan kerja diperkirakan akan berdampak pada divisi pendukung, termasuk tim pengembang perangkat lunak dan layanan internal lainnya. Manajemen bank menegaskan bahwa perubahan ini tidak hanya menyangkut pengurangan jumlah karyawan, tetapi juga transformasi budaya kerja menuju model yang lebih efisien dan berbasis teknologi. Proses ini dilakukan secara bertahap dan diikuti dengan komunikasi transparan terhadap seluruh karyawan.
Dalam laporan kinerja Q3, laba sebelum pajak Barclays mencapai £2,3 miliar, meningkat 12% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, pendapatan grup sebesar £7,4 miliar sedikit di bawah ekspektasi analis yang memperkirakan £7,61 miliar. Pendapatan bunga bersih tetap stabil di level £3,91 miliar, sementara rasio modal CET1 turun tipis menjadi 14,2% dari 14,3% pada akhir kuartal II.
Rasio return on tangible equity juga mengalami penurunan menjadi 11,7%, turun dari 16,1% pada periode sebelumnya, menandakan tekanan pada efisiensi penggunaan modal. Meski demikian, manajemen menilai bahwa restrukturisasi ini menjadi langkah krusial untuk memastikan ketahanan finansial jangka panjang dan kesiapan bank menghadapi perubahan ekosistem perbankan global yang semakin digital.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

14 Lokasi Piknik Unik yang Menyuguhkan Sejarah dan Keindahan Tak Biasa
Berbagai tempat piknik di dunia menawarkan pengalaman berbeda, dari bekas tambang hingga reruntuhan kastel, dengan nuansa sejarah dan alam yang menarik.
24 Oktober 2026

16 Wilayah Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Hari Ini
BMKG memperingatkan 16 wilayah di Indonesia berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat serta angin kencang, didorong dinamika atmosfer regional dan lokal pada Sabtu (24/10).
24 Oktober 2026

Musim Hujan 2026/2027 Tiba Lebih Lambat, BMKG Peringatkan Potensi Bencana
Prediksi BMKG menunjukkan musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia mulai mundur hingga November hingga Desember, dengan risiko banjir dan longsor meningkat di akhir tahun.
24 Oktober 2026

NASA Tancap Gas untuk Misi Pendaratan Manusia di Bulan 2028
NASA menegaskan komitmen mendaratkan astronot di permukaan bulan pada 2028 melalui misi Artemis IV, dengan dukungan SpaceX dan Blue Origin dalam pengembangan wahana pendaratan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

