BBM Satu Harga Jaga Stabilitas Ekonomi di Daerah 3T Mahakam Ulu
Program BBM satu harga memastikan pasokan bahan bakar stabil di Mahakam Ulu, meski jalur sungai terganggu, mendukung roda ekonomi warga secara merata.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 17.55 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Di tengah kondisi musim kemarau yang mengganggu jalur sungai, distribusi BBM satu harga di Kabupaten Mahakam Ulu tetap berjalan lancar melalui jalur darat. Meskipun akses jalan masih berupa tanah dengan kondisi berdebu saat kering dan becek saat hujan, sistem logistik tetap beroperasi untuk menjamin ketersediaan bahan bakar di wilayah terpencil. Pemantauan stok dilakukan dari gudang di Ujoh Bilang, Long Bagun, yang menjadi titik awal pengiriman menuju Long Pahangai sejauh 160 kilometer.
Pengiriman harian menggunakan mobil berkapasitas sekitar 1.000 liter menjadi solusi utama saat sungai surut. Meski volume lebih rendah dibandingkan pengiriman perahu saat musim hujan—yang bisa mengangkut 6.000 hingga 8.000 liter per kali jalan—keteraturan distribusi tetap terjaga. Frekuensi pengiriman diatur secara rutin agar warga tidak mengalami kekurangan pasokan, terutama untuk kebutuhan transportasi perahu dan aktivitas pertanian.
Harga BBM di wilayah 3T ini sama dengan kawasan perkotaan: biosolar Rp6.800 per liter, pertalite Rp10.000 per liter, dan dexlite Rp24.200 per liter. Kebijakan ini memberikan perlindungan ekonomi bagi masyarakat, menekan biaya operasional rumah tangga, transportasi hasil pertanian, dan kegiatan perkebunan. Tanpa kebijakan ini, warga harus menanggung biaya angkut yang jauh lebih tinggi, yang dapat menggerus pendapatan dan daya beli.
Pembagian jatah BBM dilakukan secara adil berdasarkan jarak tempuh warga. Warga yang tinggal lebih jauh dari pusat kecamatan mendapat alokasi lebih besar—20 liter atau lebih—dibandingkan yang berada dekat dengan titik distribusi, yang hanya menerima 5 hingga 10 liter. Warga dengan jarak menengah mendapat 10 hingga 20 liter. Pendekatan ini menjamin keadilan dalam distribusi, sekaligus mengakomodasi beban transportasi yang lebih tinggi di wilayah terpencil.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Anggota BPK RI Fathan Subchi meninggal dunia pada Minggu (25/10) di usia 56 tahun, meninggalkan jejak panjang dalam politik, keuangan negara, dan organisasi keislaman.
25 Oktober 2026

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Presiden Prabowo menegaskan ketahanan ekonomi nasional meski menghadapi tekanan dari MSCI, dengan menekankan kesiapan Indonesia menghadapi dinamika pasar global.
25 Oktober 2026

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Program binaan Pertamina membantu UMKM tumbuh secara ekonomi sekaligus menciptakan dampak sosial luas melalui pemberdayaan perempuan, penyandang disabilitas, dan pelestarian budaya lokal.
25 Oktober 2026

Pemprov Kaltim Dorong Literasi Keuangan untuk Perkuat Ekonomi Rakyat
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur gencar tingkatkan literasi dan inklusi keuangan demi akses layanan keuangan yang aman, terjangkau, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penjualan Hyundai dan Kia di China Meleset di Bawah 10.000 Unit
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

Shin Tae-yong Dorong Sistem Pembinaan Sepak Bola Berkelanjutan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

Laswi Heritage Run 2026 Sukses Gagas Gelora Olahraga di Tengah Warisan Kolonial
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

