Sembilan Perusahaan Siap Melantai di BEI
Sebanyak sembilan perusahaan tengah dalam proses persiapan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia, dengan dominasi sektor kesehatan dan total dana terhimpun dari tujuh IPO tahun ini mencapai Rp2,16 triliun.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 17.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebanyak sembilan perusahaan kini berada dalam tahap akhir persiapan untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (IPO). Data terbaru dari BEI per 23 Oktober 2026 menunjukkan bahwa kesembilan entitas tersebut telah masuk dalam daftar antrean atau pipeline pencatatan saham, menandai prospek pertumbuhan pasar modal yang tetap dinamis.
Dari total tersebut, lima perusahaan termasuk dalam kategori aset menengah, dengan nilai aset berkisar antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar. Tiga perusahaan lainnya tergolong besar, dengan aset di atas Rp250 miliar, sementara satu perusahaan memiliki aset di bawah Rp50 miliar, masuk kategori kecil. Perincian ini menunjukkan diversifikasi skala usaha yang menyertai proses go public.
Dalam hal sektor, empat perusahaan berasal dari bidang kesehatan, menjadi dominasi terbesar dalam daftar antrean. Dua perusahaan lainnya bergerak di sektor bahan baku dan energi, sedangkan satu perusahaan berasal dari sektor keuangan. Keterlibatan sektor kesehatan mencerminkan minat investor terhadap sektor strategis yang berpotensi tumbuh dalam jangka panjang.
Hingga akhir Oktober 2026, BEI telah mencatat tujuh perusahaan yang resmi mencatatkan saham di bursa. Total dana yang berhasil dikumpulkan dari ketujuh IPO tersebut mencapai Rp2,16 triliun. Angka ini menjadi indikator positif terhadap kinerja pasar modal Indonesia, yang terus menarik perusahaan untuk memanfaatkan peluang pendanaan publik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Anggota BPK RI Fathan Subchi meninggal dunia pada Minggu (25/10) di usia 56 tahun, meninggalkan jejak panjang dalam politik, keuangan negara, dan organisasi keislaman.
25 Oktober 2026

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Presiden Prabowo menegaskan ketahanan ekonomi nasional meski menghadapi tekanan dari MSCI, dengan menekankan kesiapan Indonesia menghadapi dinamika pasar global.
25 Oktober 2026

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Program binaan Pertamina membantu UMKM tumbuh secara ekonomi sekaligus menciptakan dampak sosial luas melalui pemberdayaan perempuan, penyandang disabilitas, dan pelestarian budaya lokal.
25 Oktober 2026

Pemprov Kaltim Dorong Literasi Keuangan untuk Perkuat Ekonomi Rakyat
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur gencar tingkatkan literasi dan inklusi keuangan demi akses layanan keuangan yang aman, terjangkau, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penjualan Hyundai dan Kia di China Meleset di Bawah 10.000 Unit
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

Shin Tae-yong Dorong Sistem Pembinaan Sepak Bola Berkelanjutan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

Laswi Heritage Run 2026 Sukses Gagas Gelora Olahraga di Tengah Warisan Kolonial
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

