Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BEI Perbarui Aturan IHSG Usai Evaluasi MSCI

BEI siap menerapkan dua kebijakan baru untuk menyesuaikan struktur pasar, termasuk pengeluaran saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi dari IHSG dan peningkatan transparansi afiliasi pemegang saham.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 21.02 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 19x dibuka
BEI Perbarui Aturan IHSG Usai Evaluasi MSCI📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Bursa Efek Indonesia (BEI) mempersiapkan dua langkah transformasi penting dalam struktur pasar modal, menyusul evaluasi terbaru yang dilakukan oleh MSCI. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap dinamika global yang menekankan kualitas dan transparansi indeks pasar. Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menegaskan bahwa kebijakan baru akan segera diumumkan dan menjadi bagian dari upaya menyempurnakan sistem perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Salah satu inisiatif utama adalah pencabutan saham-saham dengan tingkat konsentrasi kepemilikan tinggi dari perhitungan IHSG. Saham-saham tersebut tetap dapat diperdagangkan secara normal di pasar, namun tidak lagi menjadi bagian dari komponen indeks. Tujuannya adalah mengurangi dominasi satu atau beberapa pemegang saham besar yang berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan dalam pergerakan indeks, sehingga mencerminkan lebih akurat kondisi pasar secara keseluruhan.

Di samping itu, BEI akan memperkuat transparansi melalui penambahan informasi afiliasi dalam daftar pemegang saham yang memiliki kepemilikan di atas 1 persen. Kini, publik akan bisa mengetahui apakah pemegang saham tersebut terafiliasi dengan entitas lain, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan investor terhadap integritas struktur kepemilikan di pasar modal Indonesia.

Meski belum dirinci secara rinci mengenai kriteria saham yang terkena dampak, jumlah saham yang terkena, maupun tanggal efektif berlakunya, BEI menegaskan komitmen penuh untuk mempercepat proses reformasi. Jeffrey Hendrik menekankan bahwa masukan dari MSCI menjadi pemicu utama untuk mempercepat kematangan pasar, sekaligus menunjukkan keseriusan BEI dalam membangun ekosistem yang lebih inklusif dan responsif terhadap standar global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya