BGN Hentikan Belanja Modal 2027, Pengadaan LED Rp535 M Dibatalkan
Badan Gizi Nasional menegaskan tidak akan melakukan belanja modal pada 2027, termasuk pengadaan layar LED senilai Rp535 miliar yang telah dibatalkan karena tidak dibutuhkan dan tanpa pagu anggaran.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 17.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Badan Gizi Nasional (BGN) secara tegas menyatakan tidak akan melanjutkan belanja modal dalam anggaran tahun 2027. Kepala BGN Sudaryono menegaskan kebijakan ini sebagai bagian dari komitmen memastikan penggunaan anggaran negara berdasarkan prinsip manfaat dan efisiensi. Ia menekankan bahwa setiap pengeluaran harus memiliki kebutuhan nyata dan pertanggungjawaban yang jelas, bukan sekadar karena anggaran tersedia.
Pernyataan ini disampaikan usai rapat dengan Komisi IX DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, pada Kamis malam (3/9/2026). Terkait isu pengadaan layar LED senilai Rp535 miliar yang sempat viral di media sosial, Sudaryono memastikan bahwa proses tersebut telah dibatalkan. Ia menjelaskan bahwa pengadaan itu sudah berjalan sebelum ia menjabat, namun sejak masuk sebagai kepala badan, ia langsung memutuskan untuk menghentikannya.
Alasan utama pembatalan, menurut Sudaryono, adalah tidak adanya kebutuhan nyata dan tidak tersedianya pagu anggaran. Ia menekankan bahwa keputusan tidak melibatkan keinginan semata, melainkan pertimbangan rasional terhadap kebutuhan program. “Tidak ada belanja modal karena pengin, tapi karena benar-benar diperlukan,” tegasnya. Ia juga menegaskan bahwa pengadaan yang tidak dibutuhkan tidak akan dilanjutkan, bahkan jika anggaran tersedia.
Pagu anggaran BGN untuk tahun 2027 sebesar Rp240,21 triliun, dengan rincian 96,8% untuk program pemenuhan gizi nasional dan 3,05% untuk dukungan manajemen. Target penerima manfaat mencapai 72,46 juta orang, terdiri dari peserta didik di semua jenjang pendidikan dan kelompok ibu hamil, menyusui, serta balita. Sudaryono menyatakan bahwa efisiensi anggaran tetap menjadi prioritas, bahkan memungkinkan anggaran tahun depan berada di bawah Rp200 triliun jika target program dapat dicapai secara optimal.
Ia menegaskan bahwa anggaran BGN adalah uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan secara akuntabel. “Setiap rupiah harus memberi manfaat sebesar-besarnya,” tegasnya. Ia menyatakan kembali komitmen untuk tidak melakukan pengadaan yang dianggap tidak perlu, dan akan kembali melakukan perhitungan kebutuhan bersama Menteri Keuangan untuk memastikan anggaran digunakan secara tepat sasaran.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026

7-10 Oktober 2026, Pameran Kesehatan Terbesar di Asia Tenggara Hadirkan Inovasi Berbasis AI
Hospital Expo 2026 di BSD City akan menampilkan lebih dari 600 peserta dengan teknologi kesehatan canggih berbasis kecerdasan buatan, termasuk alat bedah robotik dan deteksi risiko penyakit melalui analisis retina.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


