Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BGN Uji Coba CCTV AI di 70 Dapur MBG untuk Awasi SOP

Badan Gizi Nasional menguji coba sistem CCTV berbasis kecerdasan buatan di 70 dapur makan bergizi gratis untuk memastikan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur secara real time.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 09.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 60x dibuka
BGN Uji Coba CCTV AI di 70 Dapur MBG untuk Awasi SOP📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Badan Gizi Nasional (BGN) kini memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dengan melakukan uji coba integrasi kamera pengawas berbasis kecerdasan buatan (AI) di sekitar 70 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Upaya ini bertujuan memastikan setiap proses di dapur, mulai dari persiapan makanan hingga pencucian peralatan, berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Sistem yang sedang diuji coba memanfaatkan kamera yang sudah ada di masing-masing dapur, tanpa perlu pengadaan perangkat baru secara besar-besaran. Rekaman dari kamera tersebut akan dikoneksikan ke pusat pengawasan dan dianalisis oleh teknologi AI untuk mendeteksi pelanggaran SOP secara otomatis. Teknologi ini juga mampu memantau perilaku tenaga kerja dalam menjalankan tugas, termasuk memastikan proses dilakukan di area yang sesuai.

Kepala BGN menyatakan bahwa akses terhadap rekaman CCTV berpotensi dibuka secara terbatas kepada pihak-pihak terkait seperti kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa. Langkah ini diambil untuk memperkuat partisipasi publik dalam pengawasan program, namun tetap memperhatikan aspek keamanan dan privasi. Akses dibatasi agar informasi sensitif tentang tata letak dan kondisi dapur tidak tersebar luas.

Dalam upaya transparansi, BGN juga menyediakan layanan Radar MBG yang memungkinkan masyarakat mengecek menu harian, kandungan gizi, serta lokasi SPPG yang menyediakan makanan berdasarkan nama sekolah. Dengan integrasi CCTV berbasis AI, pemerintah berharap dapat meningkatkan akuntabilitas, memperbaiki kualitas pelaksanaan MBG, dan memastikan program ini berjalan efektif dan sesuai harapan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya