Bilal Hasan Bekuk Rojas, Geser Peringkat Kelas Terbang UFC
Kemenangan KO Bilal Hasan atas Nilson Rojas di UFC Shanghai memicu prediksi perubahan signifikan dalam peringkat kelas terbang UFC, meski belum resmi diumumkan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.08 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kemenangan telak petarung asal Indonesia, Bilal Hasan, atas Nilson Rojas dari Peru dalam pertarungan debutnya di UFC Shanghai menggugah spekulasi perubahan drastis pada klasemen kelas terbang. Pertarungan yang berlangsung di SPD Bank Oriental Sports Center berakhir pada ronde kedua lewat pukulan KO, menandai awal karier gemilang bagi petarung muda asal Sulawesi Tenggara tersebut. Hasil ini tidak hanya mengukuhkan performa impresifnya, tetapi juga membuka peluang besar untuk masuk ke dalam peringkat 15 besar UFC secara resmi.
Dalam gelaran UFC Fight Night tersebut, lima laga kelas terbang digelar, termasuk duel antara Umar Nurmagomedov dan Song Yadong yang menjadi pertarungan utama. Sementara itu, hasil pertarungan Su Mudaerji melawan Alex Perez serta Rei Tsuruya mengalahkan Kevin Borjas juga menjadi bahan analisis untuk perubahan peringkat. Hingga saat ini, situs resmi UFC belum memperbarui klasemen, dengan pembaruan terakhir dilakukan pada 22 Agustus, sehingga belum mencerminkan hasil pertandingan terbaru.
Namun, berdasarkan analisis Sherdog, prediksi perubahan peringkat mulai terlihat jelas. Joshua Van tetap menjadi pemuncak kelas terbang, diikuti Alexandre Pantoja dan Manel Kape. Perubahan signifikan terjadi di posisi tujuh hingga sepuluh, di mana Ramazan Temirov turun ke posisi sembilan, digantikan oleh Brandon Moreno yang naik dari peringkat sepuluh. Amir Albazi turun ke posisi kesepuluh, sementara Kevin Borjas yang kalah secara submission dari Rei Tsuruya berpotensi turun dari posisi kesebelas.
Sistem penilaian UFC menekankan bobot lebih tinggi bagi kemenangan atas petarung dengan peringkat lebih tinggi, serta menilai kemenangan telak atas lawan peringkat lima besar sebagai indikator kuat. Dalam konteks ini, kemenangan Rei Tsuruya atas Borjas—yang saat ini berada di posisi 11—diprediksi bisa mengantarkannya ke peringkat yang lebih tinggi, terlebih jika peringkatnya diperbarui. Dengan demikian, meski belum resmi, momentum setelah UFC Shanghai membuka peluang besar bagi petarung yang menunjukkan performa menonjol.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PNM Perkuat Sinergi Karyawan Lewat Grand Final PORSENI 2026
Grand Final PORSENI 2026 di BRILiaN Stadium menghadirkan ribuan karyawan PNM dari seluruh Indonesia dalam ajang olahraga dan seni yang memperkuat semangat kebersamaan dan karakter kerja kolektif.
2 September 2026

Ndiaye Resmi Gabung Manchester City, Tekad Tuntaskan Impian Karier
Gelandang Senegal Iliman Ndiaye secara resmi menyatu dengan Manchester City setelah transfer terakhir bursa musim panas, menegaskan tekad memanfaatkan kesempatan emas di klub terbaik dunia.
2 September 2026

Moto Prix Piala Wali Kota Sukses Gagas Balap Berkualitas dan Dukung Sosial
Kejuaraan balap motor di Pekanbaru berlangsung meriah dengan total donasi Rp120 juta untuk korban bencana NTT dan dukungan ekonomi bagi UMKM lokal.
2 September 2026

Messi dan Yamal: Dari Mandi Bareng ke Final Dunia
Foto lama Messi memandikan bayi Yamal kembali viral menjelang final Piala Dunia 2026, menggambarkan simbol pergantian generasi sepak bola dunia.
31 Agustus 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


