BlackRock Tambah Modal ke Platform Limbah TBS hingga S$555 Juta
Investasi strategis dari HPS Investment Partners, bagian dari BlackRock, senilai hingga S$555 juta mendukung ekspansi bisnis pengelolaan limbah TBS di Asia melalui SBTH.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 12.01 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 16x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) mengumumkan kesepakatan strategis dengan HPS Investment Partners, entitas kelolaan BlackRock, untuk menyalurkan dana hingga maksimal 555 juta dolar Singapura ke platform pengelolaan limbah yang dikelola oleh perusahaan induknya, SBTH Asia Holdings Pte. Ltd. Dana tersebut akan disalurkan secara bertahap melalui penerbitan saham preferen baru serta instrumen pendukung lainnya, dengan tujuan memperkuat kapasitas operasional dan jaringan ekspansi di kawasan Asia.
Transaksi ini, yang telah disampaikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), masih menunggu persetujuan dari pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Meski demikian, manajemen TBS menyatakan keyakinan bahwa pendanaan ini akan menjadi pendorong utama dalam transformasi bisnis menuju infrastruktur pengelolaan limbah berkelanjutan di kawasan regional.
Direktur Utama TBS Energi Utama, Dicky Yordan, menegaskan bahwa investasi ini bukan sekadar alat pendanaan, melainkan langkah strategis untuk memperkuat posisi perseroan sebagai pemain utama dalam sektor lingkungan. Ia menyebut HPS sebagai mitra bernilai tinggi yang akan mendukung pertumbuhan organik dan anorganik, tanpa mengorbankan kontrol operasional atas bisnis pengelolaan limbah.
SBTH sebagai perusahaan induk mengelola sejumlah entitas operasional di Singapura dan Indonesia. Di Singapura, Cora Environment Pte. Ltd. menangani limbah rumah tangga dan bisnis untuk lebih dari 470.000 pelanggan, sementara Asia Medical Enviro Services Pte. Ltd. menjadi salah satu pelaku utama dalam pengelolaan limbah medis. Di Indonesia, PT Arah Environmental Indonesia menangani limbah medis, industri, dan rumah tangga di 15 provinsi. Keseluruhan operasional tersebut mengelola sekitar 760.000 ton limbah dalam periode enam bulan hingga 30 Juni 2026.
Persetujuan RUPSLB tetap menjadi syarat utama sebelum realisasi investasi dapat terealisasi. Manajemen TBS menegaskan bahwa meski pendanaan berasal dari mitra global, kendali operasional tetap berada di tangan perseroan, menandai komitmen untuk mempertahankan kemandirian strategis sambil memanfaatkan skala dan jaringan global dari investor internasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

