BNI Dorong Digitalisasi, Transaksi Aplikasi Wondr Capai Rp958 Triliun
Hingga semester pertama 2026, aplikasi digital Wondr by BNI mencatat transaksi senilai Rp958 triliun dengan 15,1 juta pengguna aktif.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 07.32 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 5x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Hingga pertengahan tahun 2026, aplikasi digital Wondr by BNI berhasil mencatat pencapaian signifikan dalam penggunaan dan volume transaksi. Total pengguna aktif mencapai 15,1 juta, dengan jumlah transaksi mencapai 1,1 miliar kali, mencatat nilai keseluruhan sebesar Rp958 triliun. Angka ini menjadi indikator kuat terhadap pertumbuhan adopsi layanan perbankan digital di kalangan masyarakat umum.
Di sisi korporasi, BNI memperkuat transformasi digital melalui platform BNIdirect, yang dirancang khusus untuk nasabah wholesale. Hingga semester I 2026, platform tersebut telah melayani 279.700 pengguna aktif, dengan volume transaksi mencapai 789 juta kali dan nilai mencapai Rp6,039 triliun. Solusi ini menjadi fondasi digital bagi perusahaan dalam mengelola keuangan secara terintegrasi dan efisien.
Kepemimpinan digital BNI tidak hanya terbatas pada aplikasi, tetapi juga didukung oleh infrastruktur yang luas dan terintegrasi. Jaringan ATM BNI mencapai 13.386 unit, lebih dari 229 ribu agen branchless banking, serta lebih dari 1.042 ribu merchant yang menerima pembayaran digital. Selain itu, BNI terus memperluas ekosistem melalui Open API yang telah terhubung dengan lebih dari 2.000 mitra, menawarkan 283 layanan digital terbuka.
Direktur Finance & Strategy BNI, Hussein Paolo Kartadjoemena, menegaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar alat transaksi, tetapi menjadi pendorong utama dalam memperkuat hubungan nasabah dan menciptakan nilai tambah. Dengan memanfaatkan teknologi, BNI bertujuan meningkatkan efisiensi operasional, memperluas peluang cross-selling, serta mengembangkan ekosistem perbankan yang inklusif dan berkelanjutan.
Pengembangan digital, menurut Paolo, menjadi bagian strategis dari transformasi bisnis BNI untuk memastikan pertumbuhan berkelanjutan. Investasi dan inovasi yang dilakukan tidak hanya meningkatkan volume transaksi, tetapi juga menjadikan teknologi sebagai mesin utama pertumbuhan, bukan sekadar pendukung.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Perlindungan Anak Saat Paparan Abu Vulkanik dari Anak Krakatau
Orang tua diminta meningkatkan proteksi anak dari abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau melalui tindakan preventif dan penanganan dini gejala pernapasan.
10 September 2026

APBN Tangguh Hadapi Lonjakan Harga Minyak
Menteri Keuangan menegaskan APBN masih aman meski harga minyak dunia menyentuh US$100 per barel, dengan defisit tetap di bawah 3% dan ruang fiskal cukup.
10 September 2026

10 Bank Mulai Uji Coba Pemungutan PPN Digital
Sepuluh lembaga perbankan resmi melaksanakan uji coba sistem pemungutan PPN atas transaksi digital luar negeri, sebagai langkah awal perluasan kebijakan pajak digital di Indonesia.
10 September 2026

Tunggal Jaya Investama Perkuat Kendali di IMPC Lewat Pembelian Saham Besar
Perusahaan yang mengendalikan Impack Pratama Industri memperbesar kepemilikan hingga 38,39% lewat pembelian 6,6 juta saham dengan harga rata-rata Rp1.465 per saham pada September 2026.
10 September 2026
Berita Lainnya

Jaguar Land Rover Potong 4.000 Pekerja Akibat Tekanan Pasar Global
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Atto 1 Pimpin Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik, Berlaku Hingga 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

Malon Lam Diciduk Usai Curi Bitcoin Rp4,2 Triliun untuk Beli Mobil Mewah
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

iPhone Duo Siap Meluncur di Indonesia Akhir 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan Seri Wearables Terbaru dengan Fokus Kesehatan dan Performa
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Secara Global
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Harga iPhone 18 Pro Series Diprediksi Melonjak di Pasar Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA


