Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BRI Siap Lakukan Buyback untuk Jaga Nilai Saham

BRI menyatakan kesiapan melakukan pembelian kembali saham sebagai bagian dari strategi menjaga nilai perusahaan dan menopang kepercayaan pemegang saham.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 17.58 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 84x dibuka
BRI Siap Lakukan Buyback untuk Jaga Nilai Saham📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyampaikan kesiapan untuk mengikuti rencana pembelian kembali saham (buyback), langkah yang diambil sebagai bentuk komitmen terhadap stabilitas nilai perusahaan dan kesehatan fundamental bisnis jangka panjang. Keputusan ini dipandang sebagai respons terhadap dinamika pasar modal yang terus berubah, sekaligus sebagai upaya memperkuat posisi pemegang saham tanpa mengorbankan prinsip kehati-hatian dan keseimbangan permodalan.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa rencana buyback tidak serta-merta dilakukan tanpa pertimbangan mendalam. Pelaksanaannya akan selalu mengacu pada kondisi keuangan perusahaan, kebutuhan modal operasional, serta tata kelola perusahaan yang baik. Dengan demikian, kebijakan ini bukan sekadar respons pasar, melainkan bagian dari strategi pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan.

Di tengah perbincangan mengenai valuasi saham BUMN, pejabat dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menyatakan optimisme terhadap prospek perusahaan-perusahaan yang tercatat di pasar modal. Mereka menilai bahwa meskipun beberapa emiten berada di bawah level satu kali price to book value, kinerja operasional dan fundamentalnya tetap solid, terutama di sektor perbankan yang menjadi andalan.

Regulasi yang dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperpanjang masa berlaku kebijakan buyback tanpa melalui persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham hingga 31 Desember 2026. Keputusan ini dimaksudkan untuk memberikan fleksibilitas kepada emiten dalam menjaga stabilitas pasar modal di tengah volatilitas yang tinggi. Namun, pelaksanaannya tetap harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tidak mengabaikan prinsip kewajaran serta transparansi.

BRI menekankan bahwa buyback bukan solusi instan untuk menaikkan harga saham, melainkan instrumen jangka panjang yang efektif jika dilakukan dengan pertimbangan matang. Tujuan utamanya tetap pada penciptaan nilai berkelanjutan bagi pemegang saham melalui manajemen yang prudent dan tata kelola yang baik, sekaligus menunjukkan kepercayaan diri terhadap prospek bisnis di masa depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya