BRIS Siap Gelar RUPSLB untuk Penambahan Modal Melalui Rights Issue
Bank Syariah Indonesia akan menggelar RUPSLB pada 6 November 2026 untuk mendapatkan persetujuan penambahan modal melalui hak membeli saham baru.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 21.09 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 138x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) telah menetapkan agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan berlangsung pada Jumat, 6 November 2026, pukul 10.00 WIB. Rapat ini akan diselenggarakan secara elektronik dari Jakarta Pusat menggunakan sistem eASY.KSEI yang disediakan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), sesuai ketentuan peraturan pasar modal. Keterbukaan informasi mengenai rapat telah diterbitkan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).
Satu-satunya agenda dalam RUPSLB tersebut adalah persetujuan atas rencana penambahan modal melalui penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II). Langkah ini bertujuan untuk menambah modal disetor melalui penerbitan saham baru, dengan tujuan memperkuat struktur permodalan perusahaan. Peningkatan modal tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas penyaluran pembiayaan dan mendukung ekspansi bisnis di masa depan.
Kepemilikan saham untuk berhak hadir dalam rapat ditentukan berdasarkan daftar pemegang saham dan saldo rekening efek yang tercatat dalam sistem Penitipan Kolektif KSEI hingga Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 16.15 WIB. Pemegang saham yang memenuhi kriteria tersebut diperbolehkan mengikuti rapat secara elektronik, sementara jumlah peserta fisik dibatasi sesuai kapasitas ruangan, sesuai ketentuan Pasal 24 ayat (5) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) e-RUPS.
Persetujuan dari RUPSLB menjadi syarat mutlak sebelum rencana penambahan modal dapat dilaksanakan. Perseroan menegaskan bahwa seluruh proses akan berjalan transparan dan sesuai regulasi, serta memastikan keterlibatan pemegang saham dalam keputusan strategis perusahaan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lula dan Flavio Bolsonaro Saling Serang di Debat Akhir Pemilu
Debat terakhir sebelum putaran kedua pemilu Brasil memperlihatkan pertarungan sengit antara Lula dan Flavio Bolsonaro, yang saling menyerang secara pribadi dan menyoroti kebijakan masing-masing.
25 Oktober 2026

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, Dampaknya Di Bawah 2 Persen
Pengurangan pasokan gas ke Singapura oleh Indonesia mencapai 17 miliar Btu per hari selama 18 hari, berdampak kurang dari 2 persen terhadap kebutuhan harian negara tersebut.
25 Oktober 2026

OpenAI Perkuat Riset Farmasi Lewat Akuisisi Startup AI
OpenAI mengakuisisi Orchestra Bio untuk memperluas penerapan kecerdasan buatan dalam pengembangan obat melalui otomasi proses riset dan koordinasi tim ilmiah.
25 Oktober 2026

Gerindra Ungguli PDIP dan Golkar dalam Elektabilitas Survei IPO
Survei IPO menunjukkan Partai Gerindra memimpin elektabilitas dengan 23,1 persen, diikuti PDIP 11,6 persen dan Golkar 10,7 persen, sementara sebagian besar partai lain berada di bawah 10 persen.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Transformasi Energi Indonesia Menapaki Jalur Kemandirian
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.30 WITA

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.29 WITA

Koneksi Starlink Stabil di Kecepatan 400 km/Jam, Ungkap Menteri Pertahanan Ukraina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.08 WITA

Penyintas Serangan Gereja Yordania Ungkap Detik-detik Pelaku Arahkan Pistol
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

Richard Lee: Jangan Lawan Iblis dengan Logika
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Kanye West Tutup Konser GBK dengan Runaway Emosional
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

