BSI Perkuat Modal dan Dorong Keanggotaan LQ45 Lewat Rights Issue II
Bank Syariah Indonesia menargetkan peningkatan free float saham menjadi 15% melalui rights issue tahap kedua, sekaligus memperkuat modal untuk menunjang pertumbuhan pembiayaan 16% per tahun.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 23.10 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 91x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. kembali menegaskan komitmen perkuat struktur permodalan melalui aksi korporasi rights issue tahap kedua. Dalam kesempatan konferensi pers di Jakarta, Direktur Utama Anggoro Eko Cahyo menjelaskan bahwa penerbitan hingga 6,8 miliar saham seri B dengan nilai nominal Rp500 per saham bertujuan memperkuat pendanaan jangka panjang. Aksi tersebut diproyeksikan dapat meningkatkan permodalan dari Rp51,07 triliun pada 2026 menjadi Rp64,41 triliun di tahun berikutnya.
Peningkatan modal ini dirancang sebagai respons terhadap laju pertumbuhan pembiayaan yang stabil sebesar 16% per tahun. Meski dana pihak ketiga tumbuh 15%, Anggoro menekankan pentingnya menjaga keseimbangan struktur pendanaan agar tetap sehat dan berkelanjutan. “Untuk bisa menjaga pertumbuhan kredit sebesar 16%, kita membutuhkan pendanaan yang kuat dan sehat. Dana ini akan digunakan untuk memperkuat posisi pembiayaan dan mendukung ekspansi bisnis,” ujarnya.
Salah satu tujuan utama dari rights issue ini adalah mencapai batas minimal free float saham sebesar 15%. Saat ini, tingkat free float BRIS masih berada di angka 9,91%, sehingga perlu ditingkatkan agar memenuhi syarat masuk ke indeks saham unggulan seperti LQ45. Anggoro menyatakan harapan besar agar BSI dapat masuk ke dalam indeks tersebut dalam waktu dekat, yang akan meningkatkan likuiditas dan daya tarik investasi.
Dana hasil rights issue, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan secara penuh untuk penyaluran pembiayaan yang mendukung pertumbuhan usaha. Seluruh saham baru yang diterbitkan akan memiliki hak yang setara dengan saham seri B lainnya, termasuk hak atas dividen. Informasi rinci mengenai alokasi dana akan disampaikan melalui prospektus resmi yang akan diterbitkan saat pelaksanaan aksi korporasi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Anggota BPK RI Fathan Subchi meninggal dunia pada Minggu (25/10) di usia 56 tahun, meninggalkan jejak panjang dalam politik, keuangan negara, dan organisasi keislaman.
25 Oktober 2026

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Presiden Prabowo menegaskan ketahanan ekonomi nasional meski menghadapi tekanan dari MSCI, dengan menekankan kesiapan Indonesia menghadapi dinamika pasar global.
25 Oktober 2026

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Program binaan Pertamina membantu UMKM tumbuh secara ekonomi sekaligus menciptakan dampak sosial luas melalui pemberdayaan perempuan, penyandang disabilitas, dan pelestarian budaya lokal.
25 Oktober 2026

Pemprov Kaltim Dorong Literasi Keuangan untuk Perkuat Ekonomi Rakyat
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur gencar tingkatkan literasi dan inklusi keuangan demi akses layanan keuangan yang aman, terjangkau, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penjualan Hyundai dan Kia di China Meleset di Bawah 10.000 Unit
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

Shin Tae-yong Dorong Sistem Pembinaan Sepak Bola Berkelanjutan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

Laswi Heritage Run 2026 Sukses Gagas Gelora Olahraga di Tengah Warisan Kolonial
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

