Bukti Baru Siap Diserahkan dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual
Tim hukum korban dugaan kekerasan seksual terhadap Betrand Peto siap serahkan bukti penting ke kepolisian sambil menunggu hasil visum dan asesmen psikologis.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 15.24 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 7x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Tim kuasa hukum korban yang diduga menjadi korban tindak pidana kekerasan seksual bersiap menyerahkan sejumlah alat bukti strategis kepada Polda Metro Jaya. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan yang sedang berjalan, menyusul laporan resmi yang telah diterima oleh penyidik. Penyerahan bukti ini dilakukan secara bertahap, sejalan dengan proses medis yang masih dalam tahap penyelesaian.
Keterangan dari kuasa hukum, Nathaniel Hutagaol, menegaskan bahwa seluruh materi yang dikumpulkan memiliki nilai penting dalam memperkuat laporan. Ia menyampaikan bahwa bukti tidak terbatas pada pakaian korban saat kejadian, namun juga mencakup dokumen dan rekaman pendukung lain yang dianggap relevan. Meski detail teknis tidak dapat diungkapkan secara terbuka karena sifat proses hukum yang tertutup, semua bukti dianggap krusial dalam menyusun rekaman fakta.
Hingga kini, tim hukum belum menerima laporan resmi dari hasil pemeriksaan medis maupun psikologis yang dilakukan oleh pihak berwenang. Thulus Pardosi, salah satu anggota tim, mengungkapkan bahwa informasi dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) serta hasil visum dari Polda Metro Jaya belum diterima secara formal. Proses ini tetap berjalan secara intensif dalam menunggu keputusan resmi dari lembaga medis terkait.
Insiden yang menjadi dasar pelaporan terjadi pada 12 September 2026 di ruang privat salah satu tempat hiburan malam di kawasan SCBD, Jakarta Selatan. Pelapor, seorang perempuan berinisial ANW, melaporkan Betrand Peto—anak angkat Ruben Onsu dan Sarwendah—ke Polda Metro Jaya atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual. Dalam pernyataan publik, Betrand membantah tegas semua tuduhan dan menyatakan tidak pernah melakukan tindakan yang dituduhkan. Ia menegaskan kesiapan untuk kooperatif dalam proses hukum tanpa menutupi atau memanipulasi fakta yang terjadi.
Terkait dinamika hukum yang terjadi, muncul respons balik dari Bebby Hatami, rekannya, yang melaporkan pihak pelapor atas dugaan penganiayaan. Aksi saling lapor ini menunjukkan kompleksitas perkara yang tengah diproses secara hukum oleh aparat penegak hukum. Semua pihak menunggu hasil akhir dari pemeriksaan medis dan psikologis sebagai penentu arah penyelidikan selanjutnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mabes Polri Ambil Alih Penyelidikan Tenggelamnya Kapal Virgo
Penyelidikan kasus tenggelamnya Kapal Virgo yang membawa 243 orang dilimpahkan ke Mabes Polri karena kompleksitas dan dampak nasionalnya.
24 September 2026

Raja Salman Tuding Houthi Milisi Teroris Usai Serangan ke Makkah
Raja Salman mengecam Houthi sebagai milisi teroris dan menyalahkan mereka atas serangan drone ke arah Makkah, memicu peringatan keamanan pertama dalam dekade terakhir.
24 September 2026

Lindy Lewis, Mantan Penjaga yang Berburu Pembunuh Justin
Film Jolt (2021) tayang malam ini di Bioskop Trans TV, mengisahkan mantan penjaga dengan gangguan emosional yang mengejar pembunuh kekasihnya setelah polisi gagal menangani kasus secara serius.
24 September 2026

Kill Chain: Misteri Pembunuhan dan Identitas yang Terkait
Film thriller neo-noir Kill Chain tayang malam ini di Bioskop Trans TV dengan kisah Arana yang terlibat dalam jaringan kejahatan setelah seorang wanita misterius datang ke hotelnya.
24 September 2026
Berita Lainnya

Presiden Bentuk Badan Nasional untuk Pencegahan Karhutla dari Akar Rumput
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Presiden Dorong Riset Optimalisasi Lahan Gambut
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Pemprov NTB dan DPR RI Perkuat Perlindungan PMI dari Hulu ke Hilir
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Penyusunan UU Reforma Agraria Dilakukan dengan Pertimbangan Mendalam
Kamis, 24 September 2026, 23.28 WITA

Penularan HIV: Fakta Ilmiah di Balik Mitos yang Berkembang
Kamis, 24 September 2026, 23.22 WITA

Mobil Penumpang Kapal Pesiar Dipenuhi Anak Laba-Laba di Galveston
Kamis, 24 September 2026, 23.15 WITA

Vaksindo Ekspor Vaksin Unggas ke Afrika, Capai Rp1,9 Miliar
Kamis, 24 September 2026, 23.15 WITA

Gen Z AS Dorong Masuknya Mobil Listrik China
Kamis, 24 September 2026, 23.13 WITA

