Transaksi Won Korea Melesat di KB Bank Saat Rupiah Turun
Pertumbuhan transaksi korean won di KB Bank melonjak seiring melemahnya rupiah, didorong oleh layanan transaksi lokal tanpa konversi yang menghemat biaya hingga 20%.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 23.03 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Peningkatan signifikan terjadi pada volume transaksi mata uang Korea Selatan di PT Bank KB Indonesia Tbk. (BBKP), seiring dengan tekanan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Bank yang berbasis di Jakarta ini mencatatkan kenaikan tinggi dalam aktivitas valuta asing, khususnya transaksi dalam korean won (KRW), yang turut mendorong pertumbuhan simpanan valas secara keseluruhan.
Salah satu pemicu utama pertumbuhan ini adalah keberadaan fasilitas local currency transaction (LCT) yang memungkinkan konversi langsung antara rupiah dan won tanpa melalui dolar AS sebagai perantara. Menurut Direktur Wholesale Banking KB Bank, layanan ini menjadi keunggulan kompetitif karena mengurangi biaya konversi hingga 20% dibandingkan metode tradisional. Ia menyebut bahwa penghematan tersebut berasal dari pengurangan spread kurs yang biasanya terjadi dalam rantai konversi.
Pertumbuhan bulanan transaksi KRW terus terjadi, dengan kenaikan tahunan mencapai angka digit tunggal tinggi. Widodo optimistis, tren ini akan berlanjut hingga mencapai pertumbuhan dua digit ke depan, seiring meningkatnya kesadaran perusahaan Korea tentang layanan LCT yang disediakan bank tersebut. Ia menekankan bahwa potensi penggunaan layanan ini belum maksimal, karena masih banyak pelaku bisnis yang belum mengetahui keberadaannya.
Di tingkat operasional, unit Transaction Banking Division menjadi motor utama pertumbuhan transaksi, khususnya bagi nasabah korporasi dan institusi besar. Layanan ini menjadi bagian integral dari tiga pilar utama bisnis wholesale banking KB Bank, yaitu Corporate Banking, Commercial Banking, dan Enterprise Banking. Dari sisi kinerja keuangan hingga 30 Juni 2026, bank ini mencatat keuntungan Rp64,19 miliar dari transaksi valuta asing, naik drastis dari rugi Rp25,94 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, atau tumbuh 347,41% secara tahunan.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS telah melemah sekitar 6,98% sejak awal tahun hingga September 2026, yang turut mendorong permintaan terhadap instrumen valas dan memperkuat relevansi layanan LCT di KB Bank.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Vaksindo Ekspor Vaksin Unggas ke Afrika, Capai Rp1,9 Miliar
PT Vaksindo Satwa Nusantara sukses mengekspor vaksin hewan senilai Rp1,9 miliar ke empat negara Afrika sebagai langkah ekspansi pasar pertama di benua tersebut.
24 September 2026

Anggaran Kemenhub 2027 Rp32,9 Triliun, Laut Terbesar
Ditjen Perhubungan Laut menjadi penerima anggaran terbesar di Kemenhub dengan Rp10,49 triliun, menyesuaikan prioritas peningkatan keselamatan dan konektivitas maritim.
24 September 2026

Anggaran 2027 Basarnas Belum Cukup, Kekurangan Rp2,29 Triliun
Basarnas mengalokasikan anggaran Rp1,56 triliun untuk 2027, masih kurang Rp2,29 triliun dari kebutuhan sebenarnya, terutama untuk sarana dan prasarana pencarian dan pertolongan.
24 September 2026

Pemerintah Masih Rancang Desain Program Rekening Gratis
Pemerintah belum menentukan anggaran detail dan desain pelaksanaan program pembukaan rekening gratis dengan saldo awal Rp50 ribu untuk masyarakat.
24 September 2026
Berita Lainnya

Presiden Bentuk Badan Nasional untuk Pencegahan Karhutla dari Akar Rumput
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Presiden Dorong Riset Optimalisasi Lahan Gambut
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Mabes Polri Ambil Alih Penyelidikan Tenggelamnya Kapal Virgo
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Pemprov NTB dan DPR RI Perkuat Perlindungan PMI dari Hulu ke Hilir
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Penyusunan UU Reforma Agraria Dilakukan dengan Pertimbangan Mendalam
Kamis, 24 September 2026, 23.28 WITA

Penularan HIV: Fakta Ilmiah di Balik Mitos yang Berkembang
Kamis, 24 September 2026, 23.22 WITA

Mobil Penumpang Kapal Pesiar Dipenuhi Anak Laba-Laba di Galveston
Kamis, 24 September 2026, 23.15 WITA

Gen Z AS Dorong Masuknya Mobil Listrik China
Kamis, 24 September 2026, 23.13 WITA

