Jumat, 25 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Vaksindo Ekspor Vaksin Unggas ke Afrika, Capai Rp1,9 Miliar

PT Vaksindo Satwa Nusantara sukses mengekspor vaksin hewan senilai Rp1,9 miliar ke empat negara Afrika sebagai langkah ekspansi pasar pertama di benua tersebut.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 23.15 WITA·👁 7 orang membaca· 0 hari ini · 123x dibuka
Vaksindo Ekspor Vaksin Unggas ke Afrika, Capai Rp1,9 Miliar📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perusahaan produsen vaksin hewan asal Indonesia, PT Vaksindo Satwa Nusantara, berhasil mengekspor produknya ke empat negara di Afrika, yakni Zambia, Kongo, Uganda, dan Malawi, dengan nilai mencapai USD106.875 atau setara Rp1,9 miliar. Pengiriman ini menjadi tonggak sejarah sebagai ekspor perdana Vaksindo ke kawasan Afrika, menandai perluasan pasar global yang telah sebelumnya meliputi lebih dari 25 negara di Asia, Timur Tengah, dan Amerika Latin.

Produk yang diekspor terdiri dari sepuluh jenis vaksin khusus unggas, termasuk Vaksimune NDL IB Plus, Vaksimune IBH Duo, Vaksimune ND Inaktif, serta berbagai varian lainnya yang dirancang untuk mencegah penyakit menular seperti Newcastle Disease, Infectious Bronchitis, dan Coryza. Semua vaksin tersebut dirancang untuk mendukung pengendalian penyakit yang dapat merusak produktivitas peternakan dan berdampak pada ketahanan pangan lokal.

Teguh Yodiantara Prajitno, Presiden Direktur Vaksindo sekaligus pimpinan divisi kesehatan hewan di PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, menegaskan bahwa ekspansi ke Afrika merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam menyediakan solusi kesehatan hewan berkualitas tinggi secara global. Ia menyebut bahwa keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan daya saing produk dalam negeri, tetapi juga menunjukkan potensi pasar yang belum sepenuhnya dimanfaatkan.

Kementerian Pertanian melalui Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, menyambut positif pencapaian ekspor tersebut sebagai bentuk penguatan industri obat hewan nasional. Ia menekankan bahwa keberhasilan ekspor didukung oleh sistem pengawasan ketat, termasuk sertifikasi CPOHB dan proses registrasi yang ketat. Upaya ini, kata Agung, sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperkuat ekosistem kesehatan hewan berkelanjutan.

Vaksindo menyatakan tetap terbuka untuk menjajaki kerja sama dengan mitra di wilayah lain, termasuk kawasan Afrika Barat dan Timur. Perusahaan menekankan bahwa tujuan utamanya adalah memastikan peternak di berbagai negara mendapatkan akses terhadap vaksin berkualitas tinggi, yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas sektor peternakan dan mendukung ketahanan pangan global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya