Airlangga Usulkan Jaminan LPS untuk Simpanan Koperasi
Menteri Koordinator Perekonomian mengusulkan perlindungan simpanan masyarakat di koperasi melalui Lembaga Penjamin Simpanan, sejalan dengan upaya penguatan UMKM dan koperasi nasional.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 23.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengusulkan agar simpanan yang disimpan di koperasi mendapatkan jaminan serupa dengan simpanan di perbankan melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Usulan ini disampaikan dalam acara FEKDI x IFSE 2026 di Jakarta, sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat ekosistem ekonomi mikro dan koperasi di tingkat daerah.
Airlangga menekankan ketidakseimbangan perlindungan saat ini, di mana masyarakat mendapatkan jaminan resmi saat menyetorkan dana ke bank, tetapi belum mendapatkan perlindungan serupa ketika menyimpan uang di koperasi. Ia menyoroti ketidakadilan tersebut dengan menanyakan secara langsung: "Mengapa simpanan di bank dijamin, sementara di koperasi tidak?"
Untuk mewujudkan usulan ini, Airlangga menegaskan perlunya perubahan regulasi, termasuk amandemen terhadap undang-undang yang berlaku. Ia secara khusus meminta dukungan dari Ketua LPS Anggito Abimanyu dan Ketua Komisi XI DPR Misbakhun untuk mempercepat pembahasan aturan pendukung. Ia menyampaikan bahwa proses ini dinilai tidak kompleks, bahkan menyebutnya sebagai tugas yang bisa segera dilaksanakan.
Airlangga juga menyebut kondisi keuangan LPS yang saat ini cukup kuat sebagai faktor pendukung. Ia menilai momentum ini tepat untuk memperluas cakupan jaminan simpanan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga koperasi sebagai institusi keuangan mikro. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi UMKM dan masyarakat berpenghasilan rendah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Vaksindo Ekspor Vaksin Unggas ke Afrika, Capai Rp1,9 Miliar
PT Vaksindo Satwa Nusantara sukses mengekspor vaksin hewan senilai Rp1,9 miliar ke empat negara Afrika sebagai langkah ekspansi pasar pertama di benua tersebut.
24 September 2026

Anggaran Kemenhub 2027 Rp32,9 Triliun, Laut Terbesar
Ditjen Perhubungan Laut menjadi penerima anggaran terbesar di Kemenhub dengan Rp10,49 triliun, menyesuaikan prioritas peningkatan keselamatan dan konektivitas maritim.
24 September 2026

Anggaran 2027 Basarnas Belum Cukup, Kekurangan Rp2,29 Triliun
Basarnas mengalokasikan anggaran Rp1,56 triliun untuk 2027, masih kurang Rp2,29 triliun dari kebutuhan sebenarnya, terutama untuk sarana dan prasarana pencarian dan pertolongan.
24 September 2026

Pemerintah Masih Rancang Desain Program Rekening Gratis
Pemerintah belum menentukan anggaran detail dan desain pelaksanaan program pembukaan rekening gratis dengan saldo awal Rp50 ribu untuk masyarakat.
24 September 2026
Berita Lainnya

Presiden Bentuk Badan Nasional untuk Pencegahan Karhutla dari Akar Rumput
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Presiden Dorong Riset Optimalisasi Lahan Gambut
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Mabes Polri Ambil Alih Penyelidikan Tenggelamnya Kapal Virgo
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Pemprov NTB dan DPR RI Perkuat Perlindungan PMI dari Hulu ke Hilir
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Penyusunan UU Reforma Agraria Dilakukan dengan Pertimbangan Mendalam
Kamis, 24 September 2026, 23.28 WITA

Penularan HIV: Fakta Ilmiah di Balik Mitos yang Berkembang
Kamis, 24 September 2026, 23.22 WITA

Mobil Penumpang Kapal Pesiar Dipenuhi Anak Laba-Laba di Galveston
Kamis, 24 September 2026, 23.15 WITA

Gen Z AS Dorong Masuknya Mobil Listrik China
Kamis, 24 September 2026, 23.13 WITA

