Jumat, 25 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Airlangga Usulkan Jaminan LPS untuk Simpanan Koperasi

Menteri Koordinator Perekonomian mengusulkan perlindungan simpanan masyarakat di koperasi melalui Lembaga Penjamin Simpanan, sejalan dengan upaya penguatan UMKM dan koperasi nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 23.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Airlangga Usulkan Jaminan LPS untuk Simpanan Koperasi📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengusulkan agar simpanan yang disimpan di koperasi mendapatkan jaminan serupa dengan simpanan di perbankan melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Usulan ini disampaikan dalam acara FEKDI x IFSE 2026 di Jakarta, sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat ekosistem ekonomi mikro dan koperasi di tingkat daerah.

Airlangga menekankan ketidakseimbangan perlindungan saat ini, di mana masyarakat mendapatkan jaminan resmi saat menyetorkan dana ke bank, tetapi belum mendapatkan perlindungan serupa ketika menyimpan uang di koperasi. Ia menyoroti ketidakadilan tersebut dengan menanyakan secara langsung: "Mengapa simpanan di bank dijamin, sementara di koperasi tidak?"

Untuk mewujudkan usulan ini, Airlangga menegaskan perlunya perubahan regulasi, termasuk amandemen terhadap undang-undang yang berlaku. Ia secara khusus meminta dukungan dari Ketua LPS Anggito Abimanyu dan Ketua Komisi XI DPR Misbakhun untuk mempercepat pembahasan aturan pendukung. Ia menyampaikan bahwa proses ini dinilai tidak kompleks, bahkan menyebutnya sebagai tugas yang bisa segera dilaksanakan.

Airlangga juga menyebut kondisi keuangan LPS yang saat ini cukup kuat sebagai faktor pendukung. Ia menilai momentum ini tepat untuk memperluas cakupan jaminan simpanan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga koperasi sebagai institusi keuangan mikro. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi UMKM dan masyarakat berpenghasilan rendah.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya