Pemerintah Masih Rancang Desain Program Rekening Gratis
Pemerintah belum menentukan anggaran detail dan desain pelaksanaan program pembukaan rekening gratis dengan saldo awal Rp50 ribu untuk masyarakat.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 23.04 WITA·👁 5 orang membaca· 0 hari ini · 51x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah masih dalam tahap penyusunan desain teknis program pembukaan rekening bank gratis bagi warga Indonesia yang belum memiliki akses layanan keuangan. Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan bahwa hingga saat ini, mekanisme dan target penerima belum final, termasuk soal kriteria penerima dan cara penyalurannya.
Tujuan utama dari program ini, menurut Suahasil, adalah memperluas inklusi keuangan nasional dengan memastikan masyarakat, terutama yang belum memiliki rekening, bisa memanfaatkan layanan perbankan secara inklusif. Ia menekankan pentingnya merancang sistem yang efektif agar program tidak hanya sekadar membuka rekening, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi nyata.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa anggaran awal untuk program ini direncanakan sebesar Rp3,8 triliun dari APBN, dengan sasaran warga berusia 17 tahun. Dari total tersebut, diperkirakan sekitar 74 juta orang belum memiliki rekening bank, namun data ini masih dalam proses pembersihan dan validasi.
Airlangga menambahkan bahwa pemerintah juga mempertimbangkan program pendampingan agar saldo awal tidak mengendap di rekening. Salah satu upaya yang sedang dibahas adalah desain insentif dan edukasi keuangan untuk mendorong aktivitas transaksi. Proses ini, katanya, sedang dalam tahap koordinasi dengan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan kesiapan implementasi mulai tahun depan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Minat Investor Indonesia ke Saham AS Melesat
Tren investasi saham Amerika Serikat di Indonesia meningkat pesat berkat akses lebih mudah dan regulasi yang mendukung melalui mekanisme PALN.
25 September 2026

Komisaris MEDC Lepas 3 Juta Saham, Kepemilikan Menyusut
Komisaris Medco Energi Internasional, Roberto Lorado, menjual 3 juta saham MEDC dengan nilai Rp1,500 per saham, menurunkan kepemilikannya dari 0,05% menjadi 0,04%.
25 September 2026

BRI Money Changer Hadir di Titik Strategis untuk Kemudahan Tukar Valas
Layanan penukaran mata uang asing BRI hadir di lokasi strategis seperti bandara, pelabuhan, dan pusat perbelanjaan, memudahkan nasabah memenuhi kebutuhan valas sebelum bepergian ke luar negeri.
25 September 2026

OJK Cabut Izin BPRS Musyarakah Ummat Indonesia
OJK mencabut izin usaha BPRS Musyarakah Ummat Indonesia di Tangerang, menutup bank ke-15 sepanjang 2026, berdasarkan keputusan resmi dan proses likuidasi yang dipimpin LPS.
25 September 2026
Berita Lainnya

Menkomdigi Dorong Telin Jadi Jembatan Digital Indonesia Global
Jumat, 25 September 2026, 23.26 WITA

Danantara Dilibatkan Perkuat Pengelolaan Dana Pensiun BUMN
Jumat, 25 September 2026, 23.25 WITA

Mendag Perkuat Komunikasi dengan Ritel Atasi Kelangkaan Beras Premium
Jumat, 25 September 2026, 23.25 WITA

CIMB Niaga Dapat Dua Penghargaan Global untuk Pembiayaan Berkelanjutan
Jumat, 25 September 2026, 23.24 WITA

OJK Perbarui Aturan Pelaporan Insidental untuk Sektor Modal dan Karbon
Jumat, 25 September 2026, 23.24 WITA

BCA Tegaskan Isu Akuisisi oleh Haji Isam Tidak Benar
Jumat, 25 September 2026, 23.24 WITA

Menhub Lantik Ahmad sebagai Ketua KNKT 2026–2030
Jumat, 25 September 2026, 23.24 WITA

Indonesia Perkuat Ekspor Melalui Perjanjian Dagang dengan AS
Jumat, 25 September 2026, 23.24 WITA

