Jumat, 25 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Lindy Lewis, Mantan Penjaga yang Berburu Pembunuh Justin

Film Jolt (2021) tayang malam ini di Bioskop Trans TV, mengisahkan mantan penjaga dengan gangguan emosional yang mengejar pembunuh kekasihnya setelah polisi gagal menangani kasus secara serius.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 21.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Lindy Lewis, Mantan Penjaga yang Berburu Pembunuh Justin📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Film Jolt yang tayang pada malam ini, Rabu 23 September 2026, pukul 20.00 WIB di Bioskop Trans TV, menghadirkan kisah tegang tentang Lindy Lewis, seorang mantan penjaga yang hidup dengan Intermittent Explosive Disorder (IED), gangguan yang membuatnya mudah meledak emosinya saat terpicu. Kondisi ini membuatnya kerap mengalami kehilangan kendali, terutama dalam situasi sosial yang menuntut kontrol diri, sehingga ia rutin berobat ke psikiater, Dr. Ivan Munchin, yang memandu perjalanannya memahami dan mengelola emosinya.

Munchin menyarankan agar Lindy menjalin hubungan romantis sebagai bagian dari terapi, meyakini bahwa ikatan emosional dapat membantu menstabilkan kondisinya. Awalnya ragu, Lindy akhirnya memutuskan mengikuti saran itu dan menjalin kencan dengan Justin, seorang akuntan yang dikenal tenang dan sabar. Kencan pertama mereka berjalan lancar hingga terjadi insiden saat makan di restoran, ketika pelayan nyaris menyajikan hidangan berbahan kacang—yang menjadi alergi berbahaya bagi Justin. Emosi Lindy meledak, dan ia langsung memukul pelayan tersebut, menunjukkan betapa sensitif dan tak terkendalinya reaksinya saat terancam.

Setelah kejadian itu, Lindy kembali ke Munchin, yang kemudian mengungkapkan bahwa perasaan yang muncul saat melihat Justin dalam bahaya sebenarnya bukan sekadar kecemasan, melainkan cinta. Namun, sebelum hubungan mereka berkembang lebih jauh, Lindy menemukan Justin tewas secara misterius di rumahnya. Kepolisian yang mengusut kasus terkesan acuh dan tidak serius, justru menunjukkan ketidakpedulian yang memicu amarah terpendam Lindy.

Dengan keputusasaan dan kemarahan yang memuncak, Lindy memilih untuk bertindak sendiri. Ia memulai perburuan terhadap pembunuh Justin, mengandalkan kekuatan fisik dan kemampuan mengendalikan emosi yang kini terlatih, meskipun dengan risiko kehilangan kendali. Film ini, disutradarai Tanya Wexler dan dibintangi Kate Beckinsale, menampilkan narasi yang padat, penuh ketegangan, serta refleksi mendalam tentang trauma, cinta, dan keadilan yang tak tercapai.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya