BUMI Ungkap Rincian Akuisisi Tambang Australia
PT Bumi Resources menjelaskan nilai transaksi, sumber dana, dan rencana sinergi akuisisi Loyal Metals, termasuk target kontribusi pendapatan dari aset baru mulai 2027.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 11 September 2026, 15.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) secara resmi memaparkan detail transaksi akuisisi perusahaan tambang asal Australia, Loyal Metals (LM), menyusul permintaan klarifikasi dari Bursa Efek Indonesia. Nilai keseluruhan akuisisi ditetapkan sebesar AU$79.069.731,75 atau setara dengan Rp1 triliun, yang ditentukan berdasarkan hasil penilaian menyeluruh meliputi aspek hukum, keuangan, perpajakan, dan teknis oleh penasihat independen, serta proses negosiasi antara pihak BUMI dan LM.
Pembiayaan transaksi berasal dari dua sumber utama. Sebesar US$54 juta, setara Rp958,28 miliar, diperoleh dari pinjaman jangka panjang yang disediakan oleh Glencore Australia Holdings Pty Limited berdasarkan perjanjian kredit yang ditandatangani pada 24 Agustus 2026. Sisa dana sebesar Rp46,46 miliar berasal dari kas internal grup perusahaan milik Bakrie.
Kedua aset yang diakuisisi, Wolfram Limited dan Jubilee Metals, berlokasi di wilayah Queensland, Australia, yang memungkinkan BUMI mewujudkan sinergi operasional. Rencananya, perusahaan akan mengintegrasikan infrastruktur pengolahan, tenaga kerja teknis, kontraktor tambang, jalur logistik, serta memenuhi persyaratan perizinan dan lingkungan dalam satu yurisdiksi, sehingga meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional.
Berdasarkan keterangan direksi, akuisisi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang BUMI untuk mencapai target bauran EBITDA dari aktivitas non-batubara termal di atas 50% pada tahun 2031. Meski terdapat informasi proyek tembaga yang berhenti sejak 2005 dan beberapa aset lithium, kedua proyek tersebut belum memberikan kontribusi langsung karena masih memerlukan pengembangan infrastruktur lebih lanjut.
Proyek Highway Reward Copper-Gold Mine diperkirakan mulai menghasilkan pendapatan pada tahun kedua setelah akuisisi, sementara proyek lithium akan menentukan waktu kontribusi setelah penyelesaian eksplorasi dan evaluasi. Sejauh ini, Wolfram Limited telah mulai berkontribusi sejak produksi perdana pada Mei 2026, sementara Jubilee Metals sedang dalam tahap pembangunan pabrik Carbon-in-Leach (CIL), yang menjadi prasyarat utama untuk memulai operasi penambangan secara komersial.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Tinggi, Ini Alasannya
Biaya perbaikan dan suku cadang yang mahal menjadi penyebab premi asuransi mobil listrik lebih tinggi dibanding kendaraan konvensional, sesuai penjelasan dari perusahaan asuransi di tengah penyesuaian tarif.
11 September 2026

Beli iPhone 18 Duo di Luar Negeri? Siapkan Rp66,7 Juta untuk Pajak
Konsumen yang membeli iPhone 18 Duo 2 TB dari AS harus siap membayar bea masuk dan PPN hingga Rp10,5 juta saat masuk ke Indonesia.
11 September 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.570 per Dolar AS
Rupiah dibuka melemah 0,23% ke level Rp17.570/US$ pada awal perdagangan Jumat, dipengaruhi penguatan dolar global dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.
11 September 2026

Laba TINS Melonjak 805% di Semester I 2026
PT Timah (Persero) Tbk. mencatat laba bersih Rp2,71 triliun pada semester pertama 2026, naik 805% dibanding periode sama tahun sebelumnya, didorong kenaikan harga dan volume penjualan logam timah.
11 September 2026
Berita Lainnya

Cek Tagihan dan Tarif Listrik PLN via HP, Ini Rincian 2026
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Google Maps Dorong Kolaborasi Lokasi Real-Time Tanpa Batas
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia Siapkan Tim Negosiator Unggul untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2029
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia dan Rusia Perkuat Hilirisasi Bauksit di Kalimantan
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Operator Kapal Masih Enggan Angkut Mobil Listrik
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

WEY G9 Hi4 Resmi Hadir, Ancam Dominasi Alphard
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Kapolri Ajak Pengusaha Laporkan Premanisme di Kawasan Industri
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA

GWM Perluas Jaringan Diler ke Kota-Kota Strategis
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA


