Jumat, 11 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BUMI Ungkap Rincian Akuisisi Tambang Australia

PT Bumi Resources menjelaskan nilai transaksi, sumber dana, dan rencana sinergi akuisisi Loyal Metals, termasuk target kontribusi pendapatan dari aset baru mulai 2027.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 11 September 2026, 15.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
BUMI Ungkap Rincian Akuisisi Tambang Australia📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) secara resmi memaparkan detail transaksi akuisisi perusahaan tambang asal Australia, Loyal Metals (LM), menyusul permintaan klarifikasi dari Bursa Efek Indonesia. Nilai keseluruhan akuisisi ditetapkan sebesar AU$79.069.731,75 atau setara dengan Rp1 triliun, yang ditentukan berdasarkan hasil penilaian menyeluruh meliputi aspek hukum, keuangan, perpajakan, dan teknis oleh penasihat independen, serta proses negosiasi antara pihak BUMI dan LM.

Pembiayaan transaksi berasal dari dua sumber utama. Sebesar US$54 juta, setara Rp958,28 miliar, diperoleh dari pinjaman jangka panjang yang disediakan oleh Glencore Australia Holdings Pty Limited berdasarkan perjanjian kredit yang ditandatangani pada 24 Agustus 2026. Sisa dana sebesar Rp46,46 miliar berasal dari kas internal grup perusahaan milik Bakrie.

Kedua aset yang diakuisisi, Wolfram Limited dan Jubilee Metals, berlokasi di wilayah Queensland, Australia, yang memungkinkan BUMI mewujudkan sinergi operasional. Rencananya, perusahaan akan mengintegrasikan infrastruktur pengolahan, tenaga kerja teknis, kontraktor tambang, jalur logistik, serta memenuhi persyaratan perizinan dan lingkungan dalam satu yurisdiksi, sehingga meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional.

Berdasarkan keterangan direksi, akuisisi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang BUMI untuk mencapai target bauran EBITDA dari aktivitas non-batubara termal di atas 50% pada tahun 2031. Meski terdapat informasi proyek tembaga yang berhenti sejak 2005 dan beberapa aset lithium, kedua proyek tersebut belum memberikan kontribusi langsung karena masih memerlukan pengembangan infrastruktur lebih lanjut.

Proyek Highway Reward Copper-Gold Mine diperkirakan mulai menghasilkan pendapatan pada tahun kedua setelah akuisisi, sementara proyek lithium akan menentukan waktu kontribusi setelah penyelesaian eksplorasi dan evaluasi. Sejauh ini, Wolfram Limited telah mulai berkontribusi sejak produksi perdana pada Mei 2026, sementara Jubilee Metals sedang dalam tahap pembangunan pabrik Carbon-in-Leach (CIL), yang menjadi prasyarat utama untuk memulai operasi penambangan secara komersial.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya