Bupati Buton Tengah Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Pemberian Kontrak kepada UMKM
Pemerintah Kabupaten Buton Tengah memprioritaskan pelaku usaha lokal dalam penunjukan kontrak proyek pemerintah, menekankan penguatan ekonomi daerah melalui inklusi UMKM.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 17.30 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 28x dibuka
📷 Azhari, Bupati Buton Tengah (Wikimedia Commons)Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kabupaten Buton Tengah kini menerapkan kebijakan strategis dalam penunjukan kontrak proyek pembangunan, dengan menekankan keterlibatan pelaku usaha lokal. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi daerah dan mendorong kemandirian ekonomi melalui pemberdayaan UMKM. Dalam dua tahun terakhir, hampir 70 persen kontrak proyek infrastruktur dan layanan publik telah diberikan kepada pelaku usaha dari wilayah setempat.
Kebijakan ini diambil sebagai respons atas dinamika ekonomi yang menekan pelaku usaha kecil, terutama pasca-pandemi. Dengan memastikan bahwa anggaran daerah berputar di dalam wilayah, pemerintah berharap dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya beli masyarakat. Bupati setempat menegaskan bahwa prioritas ini bukan hanya soal alokasi anggaran, tetapi juga bagian dari komitmen mendukung kemandirian ekonomi berkelanjutan.
Dalam rapat koordinasi terkait pengelolaan anggaran tahunan, Bupati menyatakan bahwa evaluasi terhadap kinerja pelaku usaha lokal akan dilakukan secara transparan dan berbasis kualitas serta kapasitas teknis. “Kami ingin memastikan bahwa kebijakan ini tidak hanya menguntungkan secara simbolis, tetapi benar-benar mampu mengangkat kapasitas lokal,” ujarnya. Pendekatan ini juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap kontraktor dari luar daerah yang sering kali mengantongi keuntungan besar tanpa memberikan dampak ekonomi langsung.
Kebijakan tersebut telah mulai menunjukkan dampak positif, terutama dalam sektor konstruksi dan pengadaan barang jasa. Banyak pelaku usaha mikro dan menengah yang kini mulai membangun kapasitas keuangan dan manajemen proyek, seiring dengan pelatihan dan pendampingan yang diberikan oleh dinas terkait. Pemerintah daerah menegaskan bahwa kebijakan ini akan terus diperkuat dan diperluas ke berbagai sektor lain, termasuk pertanian, pariwisata, dan pelayanan kesehatan.
Tujuan utama dari kebijakan ini adalah menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif, di mana pelaku usaha lokal tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga mitra strategis dalam pembangunan daerah. Dengan memastikan bahwa sebagian besar anggaran daerah mengalir ke tangan warga setempat, diharapkan terjadi peningkatan kesejahteraan dan ketahanan ekonomi yang lebih kuat di tingkat kabupaten.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Seorang ibu dari Sulawesi Tenggara berusia 55 tahun mendampingi dua anaknya yang lulusan sarjana mencari pekerjaan melalui job fair di Jakarta, mengungkap kesulitan pasar kerja modern yang ketat meski kualifikasi tinggi.
24 Oktober 2026
Sekda Kolaka Utara Luluskan Disertasi, Raih Gelar Doktor
Sekretaris Daerah Kolaka Utara berhasil menyelesaikan disertasi dan resmi meraih gelar doktor dalam bidang manajemen publik.
24 Oktober 2026
Polres Buton Utara Tetapkan Satu Tersangka Kasus Penyalahgunaan Pertalite
Penyidik Polres Buton Utara menetapkan satu tersangka terkait dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak jenis pertalite melalui modifikasi tangki mobil pikap.
24 Oktober 2026

Kapolres Pantau Pengamanan Pilkades Tinanggea Secara Langsung
Kapolres Konawe Selatan turun langsung memantau kesiapan pengamanan Pilkades di Tinanggea, memastikan pelaksanaan berjalan aman, kondusif, dan profesional.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.24 WITA

Transmart Gelar Full Day Sale, Diskon Elektronik Hingga Jutaan Rupiah
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

