BYD Periksa Kembali Kebakaran Mobil Listrik di Tol Japek
Kebakaran mobil BYD Seal di Tol Jakarta-Cikampek masih dalam investigasi mendalam dengan kerusakan melebihi 70 persen, sementara Kemendag memastikan perlindungan konsumen tetap terjaga.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 13.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Insiden kebakaran mobil listrik BYD Seal yang terjadi pada 31 Juli 2026 di ruas Tol Jakarta-Cikampek, tepatnya di sekitar Gerbang Tol Cikampek, masih menjadi fokus pemeriksaan teknis menyeluruh. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan lantaran tingkat kerusakan kendaraan telah mencapai lebih dari 70 persen, sehingga membutuhkan waktu ekstra untuk analisis mendalam. Perusahaan menyatakan bahwa proses investigasi tidak dapat dipercepat demi menjaga akurasi hasil dan keandalan temuan.
Sebelum insiden, konsumen sempat merasakan anomali pada kendaraan, yang kemudian menjadi dasar respons cepat dari PT BYD Motor Indonesia. Perusahaan langsung menanggapi dengan intervensi melalui diler dan layanan call center, di mana penanganan pertama dilakukan dalam waktu kurang dari satu jam. Selain itu, konsumen telah diberikan kendaraan pengganti sejak awal, yang diserahkan secara resmi pada 8 Agustus 2026 setelah tercapainya kesepakatan penyelesaian. Menurut pernyataan internal perusahaan, konsumen kembali menggunakan produk BYD dalam waktu tidak lebih dari dua minggu setelah kejadian, menunjukkan kepercayaan tetap terjaga.
Kementerian Perdagangan turut turun tangan melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Ditjen PKTN), yang meminta klarifikasi resmi dari BYD pada 13 Agustus 2026. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan hak konsumen terpenuhi secara adil dan transparan. Direktur Pemberdayaan Konsumen Kemendag, Immanuel Tarigan Sibero, menegaskan bahwa tindakan yang diambil BYD harus sesuai dengan standar perlindungan konsumen, termasuk penanganan cepat dan komunikasi terbuka.
Dalam pertemuan dengan regulator, BYD menyampaikan kronologi kejadian, langkah penanganan terhadap konsumen, serta perkembangan pemeriksaan teknis. Namun, hingga saat ini belum ada kesimpulan final mengenai akar penyebab kebakaran. Kemendag menekankan pentingnya pemeriksaan yang komprehensif untuk menjamin objektivitas dan dapat menjadi dasar evaluasi serta langkah perbaikan sistemik jika ditemukan kekurangan dalam produk atau prosedur.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026

7-10 Oktober 2026, Pameran Kesehatan Terbesar di Asia Tenggara Hadirkan Inovasi Berbasis AI
Hospital Expo 2026 di BSD City akan menampilkan lebih dari 600 peserta dengan teknologi kesehatan canggih berbasis kecerdasan buatan, termasuk alat bedah robotik dan deteksi risiko penyakit melalui analisis retina.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


