Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BYD Pertimbangkan Masuknya Racco ke Pasar Indonesia

BYD mengkaji kemungkinan memasarkan mobil listrik kei car Racco ke Indonesia berdasarkan respons positif dari pasar Jepang dan riset internal yang sedang berlangsung.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 11.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
BYD Pertimbangkan Masuknya Racco ke Pasar Indonesia
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perusahaan otomotif listrik BYD Motor Indonesia tengah mengevaluasi potensi peluncuran model Racco, mobil kei car listrik yang baru diluncurkan di Jepang pada 28 Juli. Langkah ini dilakukan setelah perusahaan melakukan riset pasar dan menguji reaksi masyarakat melalui saluran media sosial. Proses ini masih berlangsung dalam tahap identifikasi dan analisis, termasuk mempertimbangkan kesiapan infrastruktur dan preferensi konsumen lokal.

Racco, yang diluncurkan dengan harga mulai dari 2,14 juta yen (sekitar Rp241 juta), telah mencatat lebih dari 1.000 pemesanan dalam dua minggu pertama di Jepang. Target perusahaan mencapai 10.000 unit pesanan pada 2026. Pengenalan produk melalui akun resmi media sosial @byd_indonesia menunjukkan respon yang cukup positif, terutama terkait fitur seperti pintu geser otomatis, jarak tempuh hingga 320 km, serta fleksibilitas ruang kabin dan penyimpanan.

Salah satu keunggulan teknis Racco adalah penggunaan sistem baterai X-Pack yang mengintegrasikan inverter ke dalam kemasan baterai di lantai mobil. Pendekatan desain ini berbeda dari konfigurasi umum kendaraan listrik yang menempatkan komponen listrik di bawah kap depan, sehingga memberi ruang kabin lebih lapang. BYD menilai inovasi ini sebagai nilai tambah yang perlu dipertimbangkan dalam adaptasi pasar Indonesia.

Menurut Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations BYD Motor Indonesia, keputusan akhir akan menggabungkan hasil riset teknis, analisis pasar, dan respons langsung dari konsumen. "Masih berproses. Ini kan kita coba mengkombinasikan hasil riset secara engineering dan riset market sama real taste yang di lapangan," ujarnya. Perusahaan tetap membuka ruang untuk penyesuaian harga, promosi, dan strategi komunikasi jika Racco diputuskan masuk ke pasar Indonesia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya