China Dorong Pernikahan di Tempat Tak Biasa
Pemerintah China memperluas lokasi pendaftaran pernikahan ke bank, rumah sakit, bandara, dan stasiun, sebagai respons terhadap penurunan angka pernikahan dan kelahiran.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah China kini memungkinkan pasangan untuk mendaftar nikah di berbagai lokasi nontradisional, termasuk bank, rumah sakit, bandara, dan stasiun kereta. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk menanggulangi tren penurunan pernikahan dan kelahiran yang telah berlangsung bertahun-tahun. Sejak perubahan regulasi pada Mei 2025, pasangan tidak lagi harus menunjukkan buku hukou atau mendaftar di tempat tinggal resmi, sehingga proses menjadi lebih fleksibel dan terbuka bagi seluruh warga negara.
Bank Tabungan Pos di Tianjin menjadi lembaga keuangan pertama yang menyediakan layanan pendaftaran pernikahan pada Agustus 2025. Tak lama kemudian, Rumah Sakit Ibu dan Anak di Zibo mengikuti jejak dengan menggabungkan layanan pernikahan, pemeriksaan pranikah, dan bimbingan pra-konsepsi dalam satu tempat. Selain itu, Bandara Internasional Guangzhou Baiyun telah mengeluarkan sertifikat pernikahan sejak Januari 2025, sementara stasiun metro di Hefei dan klub malam di Shanghai juga turut menyelenggarakan acara sertifikasi pernikahan secara khusus.
Hingga Mei 2026, jumlah lokasi pendaftaran pernikahan di luar kantor catatan sipil telah melebihi 500 titik tersebar di berbagai wilayah. Meskipun inisiatif ini menuai antusiasme di media sosial, hasilnya belum sepenuhnya memuaskan. Pada kuartal ketiga 2025, tercatat 1,61 juta pasangan mendaftar pernikahan—naik 22,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, pada semester pertama 2026, angka tersebut justru turun 7,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Banyak warganet menilai bahwa perubahan lokasi pendaftaran tidak menyelesaikan akar masalah. Mereka menyatakan bahwa tantangan utama bagi generasi muda bukanlah prosedur administratif yang rumit, melainkan ketakutan terhadap beban finansial, tekanan keluarga, dan pengorbanan kebebasan pribadi. Sejumlah komentar menyebut bahwa pernikahan kini tidak lagi dianggap sebagai tujuan hidup utama, terlebih dalam konteks sosial yang semakin individualistis.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Festival Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Budaya di Melbourne
Festival Indonesia 2026 di Melbourne sukses menarik lebih dari 6.000 pengunjung dengan persembahan budaya, kuliner, dan UMKM dari berbagai daerah.
25 Oktober 2026

Ratusan Ribu Warga Israel Desak Pertanggungjawaban atas Kegagalan Keamanan
Ribuan warga Israel menggelar demonstrasi besar di Tel Aviv menuntut penyelidikan independen atas kegagalan keamanan sebelum serangan 7 Oktober 2023, menjelang pemilu yang menentukan arah kebijakan militer dan politik negara.
25 Oktober 2026

Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran dalam Waktu Dekat
Presiden AS Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan serangan terhadap Iran, bahkan bisa terjadi besok, dengan tujuan mencegah pengembangan senjata nuklir secara permanen.
25 Oktober 2026

Kim Jong Un Kunjungi Monumen Perang Korea di Dandong
Pemimpin Korea Utara melakukan kunjungan singkat ke Dandong, China, menjelang peringatan 76 tahun kehadiran relawan Tiongkok dalam Perang Korea, dengan fokus pada simbolisme sejarah dan kebersamaan strategis.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

