Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

China Tekan Otomotif Eropa, 4.000 Pekerja Jaguar Terkena PHK

Perusahaan otomotif Inggris Jaguar Land Rover resmi memangkas 4.000 pekerjaan akibat tekanan kompetisi dari produsen China, serangan siber, dan kebijakan tarif AS.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 22.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
China Tekan Otomotif Eropa, 4.000 Pekerja Jaguar Terkena PHK
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Jaguar Land Rover (JLR), produsen mobil mewah asal Inggris yang kini menjadi bagian dari Tata Motors asal India, mengumumkan pemangkasan tenaga kerja global sebanyak 4.000 orang—setara dengan 10% dari total karyawan—dalam dua tahun ke depan. Keputusan tersebut diambil sebagai respons terhadap tekanan persaingan yang tak terbendung dari produsen otomotif asal Tiongkok yang menawarkan kendaraan dengan harga lebih kompetitif. Pemangkasan ini juga menjadi bagian dari strategi efisiensi untuk mencapai titik impas pada produksi 300.000 unit kendaraan per tahun.

Perusahaan menargetkan penghematan biaya sebesar 1,7 miliar pound (Rp40,63 triliun) dalam periode dua tahun. CEO JLR PB Balaji menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi menyeluruh dalam industri otomotif global, yang menghadapi perubahan teknologi, ketidakpastian geopolitik, dan pergeseran struktur rantai pasok. Sejalan dengan itu, JLR berencana meluncurkan lima produk baru dalam 12 bulan ke depan untuk memperkuat posisinya di pasar.

Krisis yang menimpa JLR bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga keamanan siber. Serangan siber yang menyerang perusahaan tercatat sebagai insiden paling mahal dalam sejarah Inggris, menambah tekanan pada keberlanjutan operasional. Di tengah situasi ini, pemerintah Inggris menegaskan dukungan melalui kebijakan pendukung, termasuk penurunan tagihan listrik bagi produsen, penyediaan dana riset dan pengembangan senilai 4 miliar pound, serta hibah mobil listrik sebesar 2 miliar pound. Namun, Menteri Bisnis dan Perdagangan Jonathan Reynolds menolak opsi bantuan dana langsung untuk JLR.

Dampak serupa juga dirasakan oleh industri otomotif Eropa secara luas. Volkswagen baru-baru ini mengumumkan rencana restrukturisasi besar-besaran dengan pemotongan 50.000 pekerjaan. Asosiasi industri Eurometal memperingatkan bahwa hingga akhir 2026, sekitar 300.000 pekerjaan manufaktur di Eropa berisiko hilang akibat dominasi komponen dan produk dari Tiongkok. Dalam aksi simbolis di Brussels, Eurometal menggelar prosesi dengan membawa 10 peti mati sebagai representasi kerugian tenaga kerja.

Presiden Eurometal Alexander Julius menekankan bahwa ekspansi China ke rantai pasok global bukanlah rahasia, melainkan bagian dari rencana lima tahunan yang terstruktur. China tidak hanya ingin menjadi pemasok bahan baku, tetapi ingin menguasai seluruh rantai nilai—mulai dari komponen hingga produk akhir. Julius menyerukan agar Komisi Eropa segera merancang kebijakan perlindungan yang menyeluruh, terutama dalam sektor komponen logam dan kimia yang mendukung 90% aktivitas manufaktur Eropa.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya