Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Danantara Dorong BUMN Prioritaskan Pelayanan Publik

Badan Pengelola Investasi Danantara menekankan pentingnya kualitas layanan sebagai indikator kinerja BUMN, bukan hanya profit, sejalan dengan transformasi Jasa Marga menuju infraculture.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 09.22 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 23x dibuka
Danantara Dorong BUMN Prioritaskan Pelayanan Publik📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menyerukan pergeseran fokus dalam pengelolaan BUMN dari pencapaian keuangan semata ke arah peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dony Oskaria, COO Danantara Indonesia, menekankan bahwa keberlanjutan perusahaan tak lagi bergantung hanya pada laporan laba, melainkan pada kemampuan memberikan pengalaman positif kepada publik. Menurutnya, transformasi ini harus dimulai dari budaya internal dan menjadi bagian dari penilaian kinerja direksi dan direksi utama.

Ia menegaskan bahwa kinerja BUMN harus dinilai dari seberapa besar kontribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar tingkat keuntungan. “Kunci keberlangsungan bukan hanya soal menang atau kalah dalam pasar, tetapi bagaimana kita membangun kesadaran kolektif bahwa pelayanan yang prima adalah fondasi utama,” ujarnya dalam pernyataan resmi. Dony menyarankan agar parameter evaluasi manajemen BUMN mencakup indikator layanan, termasuk responsivitas, keandalan, dan kepuasan pengguna.

PT Jasa Marga (Perseroan) Tbk. menanggapi seruan tersebut dengan menyatakan komitmen kuat terhadap transformasi layanan berkelanjutan. Direktur Utama Rivan A. Purwantono menjelaskan bahwa perusahaan telah beralih dari model infrastruktur murni menuju pendekatan infraculture, di mana kebutuhan dan pengalaman pengguna jalan menjadi pusat pengambilan keputusan. Dengan melayani rata-rata 3,5 juta kendaraan harian, Jasa Marga menekankan pentingnya konsistensi dalam kualitas operasional, informasi, dan respons saat terjadi kendala.

Transformasi ini, menurut Rivan, tidak bisa dilakukan tanpa keterlibatan seluruh karyawan, yang dikenal sebagai Roadster Jasa Marga. Kualitas layanan, katanya, tergantung pada kesiapan, kompetensi, dan kesadaran kolektif karyawan dalam menjaga standar pelayanan. Jasa Marga yang terpilih sebagai peraih CX100 Award 2026 dari Danantara, akan terus menguatkan operasional, mengembangkan teknologi digital, dan memperkuat budaya pelanggan dalam setiap aspek layanan.

Tujuan akhirnya adalah menciptakan perjalanan yang tidak hanya lancar dan aman, tetapi juga nyaman dan bermakna bagi setiap pengguna jalan. Dengan pendekatan berkelanjutan, Jasa Marga berharap setiap inovasi yang dilakukan benar-benar menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat posisi BUMN sebagai pelaku yang berkontribusi secara utuh terhadap kemajuan bangsa.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya