Danantara Percepat Integrasi BUMN Karya Hingga Akhir 2026
Danantara menargetkan penyelesaian merger empat BUMN Karya paling lambat akhir November 2026 dengan fokus pada kesehatan bisnis dan tata kelola proyek.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 09.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Proses integrasi empat perusahaan BUMN sektor karya diproyeksikan rampung pada akhir November 2026, sebagaimana disampaikan oleh Kepala Badan Pengatur BUMN, Dony Oskaria, dalam forum publik di Jakarta. Empat entitas yang akan digabungkan adalah PT Nindya Karya dan PT Brantas Abipraya, serta PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan PT PP (Persero) Tbk. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perbaikan fundamental sektor konstruksi negara yang dipimpin oleh Danantara.
Dony menegaskan bahwa proses penggabungan empat BUMN karya tersebut dinilai lebih sederhana dibandingkan restrukturisasi Waskita Karya dan Wijaya Karya, yang masih menghadapi tantangan keuangan kompleks. Ia menekankan bahwa keputusan menentukan entitas yang bertahan—surviving entity—tidak didasarkan pada dominasi ukuran atau posisi pasar, melainkan pada kajian menyeluruh terhadap kinerja keuangan, kapasitas internal, struktur organisasi, hingga kompetensi sumber daya manusia dari masing-masing perusahaan.
Hasil penilaian tersebut akan menjadi acuan utama dalam menentukan bentuk dan struktur perusahaan hasil merger. Dony menegaskan bahwa tujuan utama bukan sekadar penggabungan, tetapi menciptakan entitas baru yang memiliki kesehatan bisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan. Selain itu, setelah integrasi selesai, Danantara akan melakukan divestasi aset noninti untuk menekan beban utang, sementara sisa kewajiban keuangan akan direstrukturisasi sesuai kemampuan pembayaran tiap entitas.
Perubahan mendasar juga akan diterapkan dalam pola pembiayaan perusahaan hasil merger. Kedepan, seluruh pendanaan akan dilakukan berdasarkan proyek (project financing), bukan lagi berbasis kebutuhan korporasi. Pendekatan ini diharapkan memungkinkan evaluasi kelayakan tiap proyek secara akurat, sehingga meminimalkan risiko kerugian. Dony menekankan bahwa transformasi ini merupakan bagian dari pembenahan tata kelola yang menyeluruh, bukan hanya perbaikan permukaan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pelindo dan Pelni Tak Akan Digabung, Disebut Punya Model Bisnis Berbeda
COO Danantara Indonesia menegaskan Pelindo dan Pelni tidak akan digabung karena perbedaan esensi industri, meski keduanya beroperasi di sektor maritim.
9 Oktober 2026

Dua Bulan Pasca-Gempa, Pendidikan dan Kesehatan di NTT Masih Darurat
Dua bulan setelah gempa 7,7 magnitudo mengguncang Flores, fasilitas pendidikan dan kesehatan di NTT masih beroperasi dalam kondisi darurat, dengan sekolah di tenda dan alat medis rusak total.
9 Oktober 2026

Sara dan Demian Resmi Berpisah Setelah Delapan Tahun Nikah
Pasangan selebriti Sara Wijayanto dan Demian Aditya mengumumkan perpisahan secara resmi setelah delapan tahun menikah, menegaskan tidak ada kekerasan dalam rumah tangga maupun pihak ketiga.
9 Oktober 2026

Kecelakaan Lalu Lintas di Kalteng Turun, Tapi Korban Luka Berat Naik
Polda Kalteng melaporkan 300 kecelakaan lalu lintas selama triwulan III 2026, dengan korban meninggal 61 orang, di tengah kondisi asap akibat karhutla yang memengaruhi visibilitas jalan.
9 Oktober 2026
Berita Lainnya

Investasi Modern Tuntut Tenaga Kerja Siap Digital
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.30 WITA

IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas dengan Tekanan Penurunan
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.30 WITA

Thomas Sugiarto Resmi Jabat Dirut Garuda Indonesia
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.29 WITA

Aturan Baru Perlindungan Ketenagakerjaan Resmi Berlaku, Apindo Tunggu Naskah Resmi
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.29 WITA

Mediasi Gugatan Rp1 Miliar ke Erin Gagal, Perkara Lanjut ke Persidangan
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.23 WITA

Betrand Peto Bantah Video Pesta Viral, Sebut Rekaman Dicuri dan Dipotong Ilegal
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.23 WITA

Bek Persib Diduga Jadi Korban Rasisme Saat Lawan Port FC
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.06 WITA

Legenda MU dan Arsenal Tiba di Jakarta Jelang Laga Reuni Legendaris
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.06 WITA

