Investasi Modern Tuntut Tenaga Kerja Siap Digital
Perubahan pola investasi dan otomatisasi industri mengancam lapangan kerja formal tanpa persiapan menyeluruh, sehingga diperlukan pemetaan talenta dan pendidikan vokasi terintegrasi.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 09.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Transformasi ekonomi yang kini didorong oleh digitalisasi dan otomatisasi menghadirkan tantangan baru dalam penciptaan lapangan kerja formal di Indonesia. Kepala Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyoroti keterbatasan kesempatan kerja yang muncul akibat pergeseran arah investasi, terutama dengan masuknya teknologi tinggi seperti mesin otomatis dan sistem manufaktur berbasis kecerdasan buatan. Dalam konteks ini, kesiapan tenaga kerja menjadi faktor penentu ketahanan ekonomi nasional.
Menurutnya, 38 persen lulusan pendidikan dasar belum memiliki kualifikasi yang sesuai dengan kebutuhan industri modern, sehingga upaya pelatihan ulang tidak cukup jika dilakukan secara umum. Solusi yang dibutuhkan adalah pendekatan strategis berupa identifikasi dan pemetaan talenta secara akurat. Dengan memetakan kompetensi tenaga kerja, pemerintah dan dunia usaha dapat menyelaraskan program pelatihan dengan kebutuhan sektor-sektor unggulan seperti semikonduktor, energi terbarukan, dan manufaktur berbasis otomasi.
Untuk mewujudkan keselarasan antara pendidikan dan industri, Apindo mengusulkan pendirian sekolah vokasi langsung di kawasan industri. Pendekatan ini bertujuan memastikan bahwa lulusan memiliki keterampilan yang langsung dapat dimanfaatkan oleh perusahaan. Dengan demikian, proses *link and match* antara output pendidikan dan kebutuhan pasar dapat berjalan efektif, menghindari pemborosan sumber daya dan ketidaksesuaian kompetensi.
Di samping itu, penguatan literasi digital menjadi fondasi penting dalam menghadapi era teknologi. Dalam praktik industri modern, pekerja tidak hanya perlu mengoperasikan mesin otomatis, tetapi juga memahami sistem digital dan AI yang mendukung proses produksi. Karena itu, pendekatan pelatihan harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak terfragmentasi, agar semua pihak—dari pelajar hingga pekerja berpengalaman—dapat beradaptasi secara komprehensif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Malaysia Siapkan Pulau Khusus untuk Industri Semikonduktor dan AI
Malaysia membangun Silicon Island, pulau buatan seluas 2.300 hektare di selatan Penang, untuk mendukung pertumbuhan industri semikonduktor dan infrastruktur kecerdasan buatan secara massif hingga 2050.
9 Oktober 2026

Bupati Klaten: Karakter Anak Tak Bisa Digantikan AI
Bupati Klaten tekankan pentingnya pembentukan karakter melalui drumband, sejalan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional, HUT Kabupaten, dan Kemerdekaan RI.
8 Oktober 2026

Generasi Muda dan Kebiasaan Digital yang Membingungkan Generasi Tua
Perbedaan cara hidup dan teknologi menciptakan kesenjangan dalam pemahaman antargenerasi, terutama dalam hal layanan digital, komunikasi, dan konsumsi.
8 Oktober 2026

Novo Nordisk Gandeng Anthropic Percepat Riset Obat dengan AI
Kolaborasi strategis dengan Anthropic memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mempercepat penelitian dan pengembangan obat di Novo Nordisk.
8 Oktober 2026
Berita Lainnya

IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas dengan Tekanan Penurunan
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.30 WITA

Danantara Percepat Integrasi BUMN Karya Hingga Akhir 2026
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.29 WITA

Thomas Sugiarto Resmi Jabat Dirut Garuda Indonesia
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.29 WITA

Aturan Baru Perlindungan Ketenagakerjaan Resmi Berlaku, Apindo Tunggu Naskah Resmi
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.29 WITA

Pelindo dan Pelni Tak Akan Digabung, Disebut Punya Model Bisnis Berbeda
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.29 WITA

Mediasi Gugatan Rp1 Miliar ke Erin Gagal, Perkara Lanjut ke Persidangan
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.23 WITA

Betrand Peto Bantah Video Pesta Viral, Sebut Rekaman Dicuri dan Dipotong Ilegal
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.23 WITA

Bek Persib Diduga Jadi Korban Rasisme Saat Lawan Port FC
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.06 WITA

