Pelindo dan Pelni Tak Akan Digabung, Disebut Punya Model Bisnis Berbeda
COO Danantara Indonesia menegaskan Pelindo dan Pelni tidak akan digabung karena perbedaan esensi industri, meski keduanya beroperasi di sektor maritim.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 09.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kegiatan penggabungan dua BUMN besar, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), dipastikan tidak akan terjadi. Hal ini ditegaskan langsung oleh Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengatur (BP) BUMN. Ia menekankan bahwa kedua entitas tersebut memiliki model bisnis yang fundamental berbeda, sehingga tidak memungkinkan untuk digabung dalam satu struktur manajemen.
Pelindo, kata Dony, berfokus pada pengelolaan infrastruktur pelabuhan sebagai pusat logistik dan distribusi. Sementara Pelni beroperasi di bidang transportasi laut, menyediakan layanan pelayaran penumpang dan kargo antar wilayah. Meskipun keduanya bergerak di kawasan perairan, perbedaan fungsi strategis dan arah operasional membuat integrasi tidak relevan secara bisnis maupun operasional.
Ia menambahkan bahwa kedua perusahaan telah menerapkan tata kelola yang baik dan telah menunjukkan performa solid di masing-masing sektor. Kehadiran best practice di kedua entitas menjadi salah satu alasan utama tidak dilakukannya merger. “Pelindo adalah port industry, sedangkan Pelni adalah pelayaran. Keduanya tidak bisa disatukan, meski sama-sama berada di laut,” tegasnya dalam pertemuan di Jakarta.
Dony juga menjelaskan bahwa strategi perampingan BUMN yang digulirkan oleh Danantara hanya akan diterapkan pada perusahaan dengan industri dan model bisnis yang sejenis. Contohnya, konsolidasi di sektor asuransi, manajemen aset, serta pengelolaan kawasan industri. Pendekatan ini dinilai akan meningkatkan efisiensi operasional dan menciptakan nilai tambah bagi ekosistem BUMN secara keseluruhan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Danantara Percepat Integrasi BUMN Karya Hingga Akhir 2026
Danantara menargetkan penyelesaian merger empat BUMN Karya paling lambat akhir November 2026 dengan fokus pada kesehatan bisnis dan tata kelola proyek.
9 Oktober 2026

Dua Bulan Pasca-Gempa, Pendidikan dan Kesehatan di NTT Masih Darurat
Dua bulan setelah gempa 7,7 magnitudo mengguncang Flores, fasilitas pendidikan dan kesehatan di NTT masih beroperasi dalam kondisi darurat, dengan sekolah di tenda dan alat medis rusak total.
9 Oktober 2026

Sara dan Demian Resmi Berpisah Setelah Delapan Tahun Nikah
Pasangan selebriti Sara Wijayanto dan Demian Aditya mengumumkan perpisahan secara resmi setelah delapan tahun menikah, menegaskan tidak ada kekerasan dalam rumah tangga maupun pihak ketiga.
9 Oktober 2026

Kecelakaan Lalu Lintas di Kalteng Turun, Tapi Korban Luka Berat Naik
Polda Kalteng melaporkan 300 kecelakaan lalu lintas selama triwulan III 2026, dengan korban meninggal 61 orang, di tengah kondisi asap akibat karhutla yang memengaruhi visibilitas jalan.
9 Oktober 2026
Berita Lainnya

Investasi Modern Tuntut Tenaga Kerja Siap Digital
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.30 WITA

IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas dengan Tekanan Penurunan
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.30 WITA

Thomas Sugiarto Resmi Jabat Dirut Garuda Indonesia
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.29 WITA

Aturan Baru Perlindungan Ketenagakerjaan Resmi Berlaku, Apindo Tunggu Naskah Resmi
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.29 WITA

Mediasi Gugatan Rp1 Miliar ke Erin Gagal, Perkara Lanjut ke Persidangan
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.23 WITA

Betrand Peto Bantah Video Pesta Viral, Sebut Rekaman Dicuri dan Dipotong Ilegal
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.23 WITA

Bek Persib Diduga Jadi Korban Rasisme Saat Lawan Port FC
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.06 WITA

Legenda MU dan Arsenal Tiba di Jakarta Jelang Laga Reuni Legendaris
Jumat, 9 Oktober 2026, 09.06 WITA

