Jumat, 9 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kecelakaan Lalu Lintas di Kalteng Turun, Tapi Korban Luka Berat Naik

Polda Kalteng melaporkan 300 kecelakaan lalu lintas selama triwulan III 2026, dengan korban meninggal 61 orang, di tengah kondisi asap akibat karhutla yang memengaruhi visibilitas jalan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 09.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Kecelakaan Lalu Lintas di Kalteng Turun, Tapi Korban Luka Berat Naik📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pada periode Juli hingga September 2026, Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Tengah mencatat sebanyak 300 kejadian kecelakaan lalu lintas. Angka ini menunjukkan penurunan lima kasus dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat 305 kejadian. Kondisi tersebut terjadi di tengah meluasnya asap dari kebakaran hutan dan lahan yang menyelimuti sejumlah wilayah di provinsi tersebut, memengaruhi visibilitas dan keamanan berkendara.

Dari total kecelakaan, tercatat 61 korban meninggal dunia, turun satu orang dibandingkan triwulan II. Namun, terdapat kekhawatiran karena jumlah korban luka berat naik dari 25 menjadi 33 orang. Sementara korban luka ringan juga mengalami penurunan, dari 399 menjadi 354 orang. Angka ini menunjukkan bahwa meski jumlah kecelakaan menurun, tingkat keparahan insiden tetap menjadi perhatian serius.

Dampak materiil dari kecelakaan tersebut mencapai Rp808,075 juta, lebih rendah dibandingkan triwulan II yang mencapai Rp1,265 miliar. Penurunan ini dianggap sebagai indikator positif, namun tidak mengurangi urgensi penerapan keselamatan berkendara. Petugas menekankan bahwa penurunan angka kecelakaan tidak boleh mengurangi kewaspadaan, terutama di kondisi cuaca buruk seperti kabut asap.

Kombes Pol Yusep Dwi Prasetiya, Direktur Lalu Lintas Polda Kalteng, menegaskan pentingnya disiplin dalam berkendara. Ia mengimbau pengendara untuk selalu memakai helm, sabuk pengaman, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, serta menjaga jarak aman dan kecepatan sesuai kondisi jalan. Ia juga menyarankan agar pengendara tidak memaksakan diri jika dalam kondisi fisik tidak prima, demi menjaga keselamatan bersama.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya