Dekranasda Dorong Kuliner Lokal Cilegon Jangkau Pasar Lebih Luas
Dekranasda Cilegon melakukan pembinaan langsung terhadap UMKM kuliner untuk tingkatkan kualitas, kelengkapan izin, merek, dan pemanfaatan digital guna perluas pasar.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 19.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Cilegon kembali memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor kuliner. Melalui kunjungan langsung ke berbagai tempat usaha, pihak Dekranasda mengevaluasi kinerja, memberikan arahan, serta memfasilitasi peningkatan kapasitas produksi dan pelayanan. Fokus utama difokuskan pada peningkatan standar kualitas produk dan kebersihan tempat usaha.
Pembinaan juga menyentuh aspek legalitas, termasuk kelengkapan izin usaha yang wajib dimiliki oleh setiap pelaku usaha. Selain itu, para pelaku UMKM didorong untuk membangun identitas merek yang kuat dan konsisten, agar lebih mudah dikenal konsumen baik di pasar lokal maupun nasional. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan daya saing yang lebih tinggi bagi produk kuliner asli Cilegon.
Dalam upaya memperluas jangkauan pasar, Dekranasda mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan media digital secara optimal. Melalui pelatihan dan pendampingan, mereka dibekali kemampuan dalam promosi daring, pengelolaan akun media sosial, serta pemanfaatan platform e-commerce. Strategi ini dinilai efektif untuk menjangkau konsumen di luar wilayah Cilegon tanpa perlu membuka gerai fisik.
Tujuan akhir dari program ini adalah menciptakan ekosistem UMKM kuliner yang berkelanjutan, berkualitas, dan mampu bersaing secara kompetitif. Dengan dukungan dari Dekranasda, diharapkan produk lokal dapat dikenal lebih luas, meningkatkan pendapatan pelaku usaha, dan turut memperkuat perekonomian kota secara keseluruhan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Minuman Bantu Legakan Tenggorokan Usai Terpapar Abu Vulkanik
Konsumsi air putih, air hangat, dan minuman alami seperti jahe madu dapat meredakan iritasi tenggorokan akibat paparan abu vulkanik, meski tak mampu membersihkan partikel dari paru-paru.
8 September 2026

Pemerintah Tunda Penerapan Cukai Minuman Berpemanis
Pemerintah belum mengeksekusi cukai minuman berpemanis dalam kemasan meski target pendapatan Rp7,6 triliun ditetapkan untuk APBN 2026.
7 September 2026

Pertamina Ajak Masyarakat Berbagi Makanan di Hari Pelanggan
Pertamina Patra Niaga bagikan 8.100 porsi makanan gratis di delapan kota, melalui kegiatan memasak bersama dan berbagi di SPBU serta lembaga sosial.
7 September 2026

Jakarta Dukung Jadi Pusat Industri Kopi Nasional
Gubernur DKI Jakarta menegaskan komitmen memperkuat Jakarta sebagai pusat ekosistem kopi nasional melalui dukungan infrastruktur, kolaborasi, dan perhelatan internasional sebelum 2030.
5 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


