Desil Naik Turun Tak Otomatis Hapus Bansos
Perubahan posisi desil akibat pemutakhiran data tidak langsung menghilangkan hak penerima bantuan sosial, karena penentuan penerima tetap berdasarkan kriteria program dan kuota tersedia.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 22.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui versi 3.1 kini telah menstabilkan fluktuasi posisi desil yang sempat memicu kekhawatiran publik. Proses ini dilakukan setelah Badan Pusat Statistik (BPS) menerima dan memvalidasi sekitar 12 juta data baru dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), yang mengubah secara signifikan urutan peringkat kesejahteraan nasional. Hasilnya, perubahan desil kini lebih akurat dan mencerminkan realitas sosial yang dinamis.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa perubahan desil tidak berarti otomatis kehilangan akses terhadap bantuan sosial. Ia menjelaskan bahwa penyaluran bansos tetap menunggu penetapan resmi yang dilakukan sebelum awal bulan penyaluran, sehingga belum ada penghapusan penerima secara otomatis. Dengan demikian, meskipun posisi desil berubah, status penerimaan bantuan belum berubah hingga proses penentuan final dilakukan.
Desil sendiri bukan indikator langsung tingkat penghasilan atau kategori kemiskinan, melainkan alat pengelompokan relatif berdasarkan peringkat kesejahteraan penduduk secara nasional. Jika kondisi ekonomi seseorang tidak berubah, tetapi ada perubahan pada keluarga lain yang turun kesejahteraannya—misalnya akibat bencana—maka posisi desilnya bisa naik. Hal ini karena sistem mengurutkan seluruh penduduk dari terendah ke tertinggi, sehingga perubahan pada satu titik akan berdampak pada seluruh klasifikasi.
Pemerintah menegaskan bahwa desil hanya salah satu pertimbangan dalam penentuan prioritas penerima bantuan. Setiap program seperti PKH atau bantuan pangan memiliki kriteria khusus yang harus dipenuhi, termasuk status kepegawai atau kondisi keluarga. Bahkan, seseorang dengan desil rendah tetap tidak layak menerima jika tidak memenuhi syarat tambahan, seperti berstatus PNS. Jumlah bantuan sosial tetap stabil dan bahkan meningkat, sehingga ketidakdapatkan bantuan bukan karena pengurangan dana, melainkan keterbatasan kuota.
Masyarakat yang merasa data dirinya tidak sesuai dalam DTSEN dapat mengajukan perbaikan melalui berbagai saluran resmi, seperti pemerintah desa atau kelurahan, operator SIKS-NG, pendamping PKH, atau melalui aplikasi Cek Bansos. Layanan dukungan juga tersedia lewat call center 021-171, WhatsApp 08877-171-171, serta situs resmi dtsen-form.bps.go.id dan perlinsos.kemensos.go.id. Proses ini menjamin akurasi data dan keadilan dalam distribusi bantuan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026

7-10 Oktober 2026, Pameran Kesehatan Terbesar di Asia Tenggara Hadirkan Inovasi Berbasis AI
Hospital Expo 2026 di BSD City akan menampilkan lebih dari 600 peserta dengan teknologi kesehatan canggih berbasis kecerdasan buatan, termasuk alat bedah robotik dan deteksi risiko penyakit melalui analisis retina.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


