Desil Naik Turun Tak Otomatis Hapus Bansos
Perubahan posisi desil akibat pemutakhiran data tidak langsung menghilangkan hak penerima bantuan sosial, karena penentuan penerima tetap berdasarkan kriteria program dan kuota tersedia.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 22.27 WITA·👁 5 orang membaca· 0 hari ini · 16x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui versi 3.1 kini telah menstabilkan fluktuasi posisi desil yang sempat memicu kekhawatiran publik. Proses ini dilakukan setelah Badan Pusat Statistik (BPS) menerima dan memvalidasi sekitar 12 juta data baru dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), yang mengubah secara signifikan urutan peringkat kesejahteraan nasional. Hasilnya, perubahan desil kini lebih akurat dan mencerminkan realitas sosial yang dinamis.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa perubahan desil tidak berarti otomatis kehilangan akses terhadap bantuan sosial. Ia menjelaskan bahwa penyaluran bansos tetap menunggu penetapan resmi yang dilakukan sebelum awal bulan penyaluran, sehingga belum ada penghapusan penerima secara otomatis. Dengan demikian, meskipun posisi desil berubah, status penerimaan bantuan belum berubah hingga proses penentuan final dilakukan.
Desil sendiri bukan indikator langsung tingkat penghasilan atau kategori kemiskinan, melainkan alat pengelompokan relatif berdasarkan peringkat kesejahteraan penduduk secara nasional. Jika kondisi ekonomi seseorang tidak berubah, tetapi ada perubahan pada keluarga lain yang turun kesejahteraannya—misalnya akibat bencana—maka posisi desilnya bisa naik. Hal ini karena sistem mengurutkan seluruh penduduk dari terendah ke tertinggi, sehingga perubahan pada satu titik akan berdampak pada seluruh klasifikasi.
Pemerintah menegaskan bahwa desil hanya salah satu pertimbangan dalam penentuan prioritas penerima bantuan. Setiap program seperti PKH atau bantuan pangan memiliki kriteria khusus yang harus dipenuhi, termasuk status kepegawai atau kondisi keluarga. Bahkan, seseorang dengan desil rendah tetap tidak layak menerima jika tidak memenuhi syarat tambahan, seperti berstatus PNS. Jumlah bantuan sosial tetap stabil dan bahkan meningkat, sehingga ketidakdapatkan bantuan bukan karena pengurangan dana, melainkan keterbatasan kuota.
Masyarakat yang merasa data dirinya tidak sesuai dalam DTSEN dapat mengajukan perbaikan melalui berbagai saluran resmi, seperti pemerintah desa atau kelurahan, operator SIKS-NG, pendamping PKH, atau melalui aplikasi Cek Bansos. Layanan dukungan juga tersedia lewat call center 021-171, WhatsApp 08877-171-171, serta situs resmi dtsen-form.bps.go.id dan perlinsos.kemensos.go.id. Proses ini menjamin akurasi data dan keadilan dalam distribusi bantuan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Tim Jibom Brimob Polda Babel melakukan sterilisasi lokasi ledakan di penampungan besi tua di Belitung untuk memastikan tidak ada ancaman susulan dan mengungkap penyebab kejadian.
25 Oktober 2026

Houthi Lancarkan Serangan Berulang ke Kota Suci, Pemimpin Masjidil Haram Kecam Keras
Sheikh Abdulrahman Al-Sudais mengecam keras serangan rudal dan drone Houthi terhadap Makkah dan Madinah, menyatakan pelanggaran terhadap kesucian tempat suci dan norma kemanusiaan internasional.
25 Oktober 2026

NASA Soroti Lonjakan Kebakaran di Papua dan Kalimantan
NASA mencatat kebakaran hutan dan lahan di Papua serta Kalimantan mencapai level tertinggi sepanjang 2026, didorong El Niño dan aktivitas manusia, dengan emisi karbon melampaui rekor sebelumnya.
25 Oktober 2026

Lula dan Bolsonaro Tutup Kampanye di Pantai Rio
Dua tokoh politik utama Brasil, Lula dan Flavio Bolsonaro, menutup kampanye pemilu dengan massa besar di kawasan pantai Rio de Janeiro, menyusul debat terakhir yang memperuncing persaingan.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA

