Distribusi Makanan Bergizi Tetap Berjalan Saat Libur Karhutla
Kepala Badan Gizi Nasional menegaskan program makan bergizi gratis tidak dihentikan meski sekolah libur akibat karhutla, mengikuti kebijakan pemerintah daerah.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 07.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 8x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kegiatan distribusi makanan bergizi gratis (MBG) tetap berlangsung di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan, meskipun sekolah menghentikan aktivitas belajar mengajar. Kepala Badan Gizi Nasional menegaskan bahwa keputusan penyesuaian jadwal pengambilan tidak dilakukan secara sepihak, melainkan berdasarkan pengumuman resmi dari pemerintah daerah setempat. Ia menjelaskan bahwa proses persiapan penyediaan makanan telah dimulai sebelumnya, termasuk pembelian bahan baku dan pemotongan bahan, sehingga perlu dilanjutkan meski sekolah libur.
Kebijakan tersebut diambil dengan pertimbangan bahwa tidak ada instruksi dari pusat untuk menghentikan program, bahkan saat kondisi darurat seperti karhutla. Setiap keputusan terkait libur sekolah atau kelanjutan distribusi MBG tetap berada dalam kewenangan pemerintah daerah, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Dalam hal ini, kepala daerah yang menentukan apakah sekolah libur atau tidak, dan program MBG mengikuti kebijakan tersebut tanpa intervensi langsung dari pusat.
Di sisi lain, Kementerian Kehutanan terus memperkuat pemantauan terpadu terhadap dampak karhutla terhadap kehidupan sehari-hari, terutama di bidang transportasi udara. Pemantauan meliputi titik panas, kondisi lapangan, kualitas udara, sebaran asap, kecepatan dan arah angin, serta jarak pandang. Data tersebut menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan prioritas penanganan kebakaran dan menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Kondisi kualitas udara dan jarak pandang, menurut kementerian, bersifat dinamis dan dapat berubah cepat tergantung pada faktor-faktor seperti curah hujan, intensitas asap, serta perubahan atmosfer. Untuk memastikan ketersediaan informasi yang akurat, Kementerian Kehutanan menyebarkan perkembangan terkini melalui sistem SiPongi dan saluran resmi lainnya. Masyarakat, khususnya yang melakukan perjalanan udara, diimbau untuk selalu mengikuti informasi terbaru dari BMKG, otoritas bandara, AirNav Indonesia, dan operator penerbangan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Bidik Rp270 Triliun dari Forum Asia Baru 2026
Forum Asia Baru 2026 di Bali menargetkan investasi global sebesar US$30 miliar, dengan Indonesia berharap menarik 40%-50% atau setara Rp270 triliun dari total tersebut.
25 Oktober 2026

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Perubahan skema insentif SPPG dari Rp6 juta per hari menjadi Rp2.000 per porsi diestimasi menghemat anggaran negara hampir Rp3 triliun hingga akhir Desember 2026.
25 Oktober 2026

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dorong transformasi madrasah menuju lingkungan belajar inklusif, aman secara digital, dan berkeadilan melalui kolaborasi semua pihak.
24 Oktober 2026
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Kontingen Sulawesi Utara keluar sebagai juara umum Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60 Seri 2 tahun 2026, mengamankan Piala Presiden dalam perhelatan nasional.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Gubernur Tegaskan Kedisiplinan Waktu Jadi Syarat Utama JRF 2026
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Ribuan Orang Ditahan dalam Aksi Protes Prancis Terkait Biaya Hidup
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Raharjati Raih Medali Perak Panjat Tebing Dunia di Santiago
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

OJK Tekankan Kewaspadaan dalam Manfaatkan Pembiayaan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Moto2 dan Moto3 Australia Dibatalkan Akibat Cuaca Ekstrem
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Vape Berisiko Sebabkan Cedera Paru dan Penyalahgunaan Narkoba
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Prancis Siap Blokir Media Sosial Jelang Demo Rompi Kuning
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Indonesia Tekankan Konservasi Air Lewat Pengelolaan Daratan Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.26 WITA

