Senin, 26 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Drone Rusia Hantam Area Parkir Kyiv, Satu Tewas dan 30 Bangunan Rusak

Serangan drone di Kyiv pada Jumat (28/8) menyebabkan satu korban tewas dan merusak 30 bangunan, termasuk kendaraan di area parkir yang direkam kamera pengawas.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
Drone Rusia Hantam Area Parkir Kyiv, Satu Tewas dan 30 Bangunan Rusak📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kamera pengawas di sebuah area parkir di ibu kota Ukraina, Kyiv, merekam detik-detik serangan drone yang hampir mengenai seorang wanita pada Jumat, 28 Agustus. Ledakan yang mengiringi serangan itu menyebabkan kebakaran dan merusak sejumlah kendaraan di lokasi, sementara area sekitarnya mengalami kerusakan struktural. Insiden ini merupakan bagian dari serangkaian serangan beruntun yang terjadi selama dua hari berturut-turut, menunjukkan intensifikasi aktivitas militer di wilayah perkotaan.

Gubernur Kyiv, Tymur Tkachenko, mengonfirmasi bahwa satu orang tewas akibat serangan tersebut, sementara 30 fasilitas dan bangunan mengalami kerusakan parah. Beberapa bangunan yang rusak meliputi gedung komersial, fasilitas publik, dan infrastruktur pendukung. Pemerintah setempat segera mengirim tim tanggap darurat untuk mengevakuasi korban dan menstabilkan situasi di lokasi kejadian.

Kerusakan yang terjadi tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga memperkuat kekhawatiran akan meningkatnya ancaman terhadap infrastruktur kota. Serangan drone di wilayah perkotaan seperti ini menunjukkan kemampuan militer Rusia dalam menargetkan area strategis dengan presisi tinggi, meskipun dampaknya sering kali merusak secara luas.

Pihak otoritas Kyiv menegaskan bahwa investigasi sedang dilakukan untuk melacak sumber dan mekanisme serangan. Mereka juga memperkuat sistem pertahanan udara di wilayah kota, termasuk penempatan perangkat deteksi dan pelindung tambahan di area rawan. Upaya ini menjadi bagian dari strategi perlindungan kota yang terus diperbarui seiring eskalasi konflik.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya