Dua Tokoh Astra Perkuat Kepemilikan Saham ASII
Presiden Direktur dan Anggota Dewan Komisaris Astra International perkuat kepemilikan saham di ASII melalui pembelian bertahap, total nilai transaksi mencapai lebih dari Rp21 miliar.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 09.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dua petinggi PT Astra International Tbk (ASII) melakukan pembelian saham secara signifikan pada akhir September 2026, mencerminkan keyakinan terhadap prospek emiten otomotif tersebut. Rudi, selaku Presiden Direktur, menjalankan dua transaksi pembelian berturut-turut, masing-masing sebanyak 2,2 juta lembar saham pada tanggal 21 dan 22 September dengan harga per saham Rp4.820 dan Rp4.790. Kedua transaksi tersebut menghabiskan dana sebesar Rp21,14 miliar, menunjukkan komitmen kuat terhadap nilai perusahaan.
Kenaikan kepemilikan Rudi tercatat mencapai lima juta lembar saham, meningkat dari 1,2 juta menjadi 5,6 juta lembar. Dengan penambahan ini, hak suaranya di perusahaan naik menjadi 0,0138%, menandai peningkatan pengaruh dalam struktur kepemilikan saham. Transaksi dilakukan dengan tujuan investasi jangka panjang, menunjukkan kepercayaan terhadap arah strategis Astra International dalam industri otomotif nasional.
Di sisi lain, Prijono Sugiarto, anggota Dewan Komisaris Astra International, juga turut memperkuat posisinya dengan membeli 8.700 lembar saham pada 21 September 2026 dengan harga Rp4.850 per saham. Nilai transaksi tersebut mencapai Rp42,195 juta. Setelah pembelian, kepemilikannya naik dari 5.587.100 menjadi 5.595.800 lembar saham. Meskipun jumlah pembelian relatif kecil dibandingkan total kepemilikan sebelumnya, persentase hak suara tetap stabil di angka 0,0138%, menunjukkan konsistensi dalam pengaruh pemegang saham.
Kedua kegiatan pembelian saham ini dilakukan secara terbuka melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), menegaskan transparansi dalam tata kelola perusahaan. Kombinasi keputusan investasi dari dua tokoh kunci dalam struktur manajemen Astra International mencerminkan soliditas internal terhadap kinerja dan prospek emiten. Langkah ini diperkirakan akan memperkuat kepercayaan pasar terhadap stabilitas dan pertumbuhan jangka panjang ASII.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pelari Digital Wajib Tahu 5 Fitur Keuangan Ini
Bank digital hadirkan solusi finansial terintegrasi untuk pelari, mulai dari menabung hingga transaksi lintas negara tanpa ribet.
24 September 2026

KAI Ajukan Impor KRL Bekas Atasi Kekurangan Armada
KAI meminta izin impor KRL bekas dari Jepang sebagai solusi sementara akibat lonjakan penumpang dan armada yang sudah tua.
24 September 2026

Petani Tebu Protes Impor Gula Saat Musim Giling Masih Berlangsung
APTRI menolak rencana impor 150 ribu ton raw sugar karena produksi dalam negeri masih tinggi dan stok cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi.
24 September 2026

Menkeu Tekankan Tak Ada Anggaran Baru untuk Pendidikan Gratis
Pemerintah tetap mengalokasikan pendidikan gratis melalui anggaran 20% APBN 2027 tanpa menambah dana baru atau mengalihkan anggaran MBG.
24 September 2026
Berita Lainnya

Ube: Sumber Karbohidrat Sehat dengan Manfaat Kesehatan Menjanjikan
Kamis, 24 September 2026, 09.30 WITA

Mengurangi Gula Tambahan, Manfaat Nyata untuk Tubuh
Kamis, 24 September 2026, 09.30 WITA

6 Makanan Alami untuk Cegah Rambut Rontok
Kamis, 24 September 2026, 09.18 WITA

7 Kebiasaan Sehari-Hari yang Tak Disadari Picu Hipertensi
Kamis, 24 September 2026, 09.17 WITA

Bahaya Aquaplaning Saat Hujan, Ini Langkah Pencegahan Penting
Kamis, 24 September 2026, 09.14 WITA

Blokir STNK Setelah Jual Kendaraan, Ini Langkahnya
Kamis, 24 September 2026, 09.13 WITA

DKI Pertimbangkan CFD Sabtu-Minggu untuk Kurangi Emisi
Kamis, 24 September 2026, 09.13 WITA

Redmi Note 17 Pro Max 5G dan Pro 5G Hadir di Indonesia dengan Pembeda Spesifik
Kamis, 24 September 2026, 09.11 WITA

