Efisiensi Program Makan Bergizi Gratis Dukung Target Belanja APBN
Menteri Keuangan menegaskan program Makan Bergizi Gratis kini lebih efisien berkat perbaikan manajemen BGN, tanpa mengurangi cakupan prioritas belanja negara hingga akhir 2026.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 21.00 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 22x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kinerja Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi operasional, sejalan dengan reformasi manajemen yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Menteri Keuangan RI, Suahasil Nazara, menegaskan bahwa perubahan besar terjadi di sektor distribusi dan pengelolaan dapur sekolah, termasuk penyesuaian standar operasional pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kini lebih ketat dan terukur.
Pembenahan yang dilakukan oleh manajemen BGN yang dipimpin Sudaryono mencakup peninjauan ulang jumlah porsi makanan, peningkatan akuntabilitas logistik, serta pemetaan ulang sekolah penerima agar alokasi sumber daya lebih tepat sasaran. Dengan pendekatan ini, program tidak hanya lebih hemat, tetapi juga mampu memastikan kualitas dan ketercukupan gizi bagi peserta didik.
Suahasil menekankan bahwa efisiensi bukan berarti pemangkasan anggaran, melainkan pencapaian output yang optimal dari alokasi dana yang telah ditetapkan. Ia menyampaikan bahwa target belanja negara pada kuartal IV tahun 2026 ditargetkan mencapai Rp1.300 triliun, lebih tinggi dibandingkan realisasi kuartal yang sama di tahun sebelumnya, yaitu Rp1.200 triliun. Angka ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjalankan program prioritas tanpa mengorbankan efisiensi.
Dengan pendekatan berkelanjutan dalam evaluasi belanja, pemerintah memastikan bahwa setiap rupiah yang digunakan dalam program strategis seperti MBG memberikan dampak nyata. Kebijakan ini tidak hanya mendorong transparansi, tetapi juga menjadi contoh bagaimana perbaikan tata kelola dapat meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus menjaga konsistensi anggaran dalam kerangka APBN yang sehat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Harga emas batangan Antam turun Rp10 ribu menjadi Rp2,540 juta per gram pada perdagangan Jumat, 23 Oktober.
24 Oktober 2026

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Investor global mendesak MSCI menjelaskan alasan ancaman penurunan kasta pasar modal Indonesia, menekankan perlunya transparansi dan penindakan nyata terhadap manipulasi pasar.
24 Oktober 2026

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Menteri Keuangan Suahasil Nazara melantik sejumlah pejabat tinggi di Kemenkeu, termasuk pengganti sekretaris jenderal yang sebelumnya dijabat Robert Leonard Marbun.
24 Oktober 2026

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Pemerintah mempercepat program E50 sebagai langkah strategis mengurangi ketergantungan impor bensin dalam lima tahun ke depan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.24 WITA

Transmart Gelar Full Day Sale, Diskon Elektronik Hingga Jutaan Rupiah
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

BI Siapkan Insentif Kredit untuk Sektor Baru Prioritas
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

Nenek 96 Tahun Raih 15 Juta Pengikut, Bantu Biaya Panti Jompo
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.05 WITA

<Korea Utara dan Ancaman Invasi: Realitas atau Simulasi Game?>
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.05 WITA

