Eks Biarawati Divonis 20 Tahun Penjara atas Pelecehan Anak Difabel
Pengadilan Mendoza menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara kepada mantan biarawati Kumiko Kosaka atas pelecehan seksual terhadap anak-anak tunarungu di lembaga keagamaan, setelah putusan bebas sebelumnya dibatalkan.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 12.11 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pengadilan tinggi di Mendoza, Argentina, menetapkan hukuman penjara selama 20 tahun bagi Kumiko Kosaka, mantan anggota ordo keagamaan yang kini telah keluar dari institusi tersebut. Putusan ini diberikan setelah Mahkamah Agung Mendoza mencabut keputusan bebas yang sebelumnya dikeluarkan pada 2023, menyusul pengajuan banding atas kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan di Instituto Próvolo di Luján de Cuyo antara tahun 2005 hingga 2016. Kosaka, 51 tahun, diadili atas dua dakwaan sebagai kaki tangan dan tiga dakwaan sebagai pelaku utama, dengan fokus utama pada korban yang merupakan anak-anak tunarungu.
Kosaka hadir dalam sidang hanya didampingi pengacaranya dan mengenakan pakaian sederhana, seperti celana jins dan kaos, menurut laporan wartawan AFP. Meski divonis, ia tetap bebas sementara waktu hingga proses banding selesai. Namun, pengadilan mewajibkan Kosaka untuk tidak meninggalkan wilayah provinsi Mendoza dan harus melaporkan alamat tempat tinggal secara rutin sebagai bagian dari syarat penahanan tetap.
Jaksa penuntut, Alejandro Iturbide, menyatakan bahwa putusan ini merupakan langkah penting dalam memperbaiki kerusakan yang telah ditimbulkan oleh kasus ini. Ia menuntut hukuman 22 tahun penjara, namun pengadilan memutuskan hukuman 20 tahun sebagai pertimbangan hukum yang seimbang. Keputusan tersebut dinilai sebagai bentuk pertanggungjawaban atas tindakan yang merusak kepercayaan publik terhadap institusi keagamaan, terutama mengingat dugaan adanya upaya menutup-nutupi pelanggaran yang terjadi selama bertahun-tahun.
Keluarga korban menyambut putusan ini dengan rasa lega setelah melewati proses hukum yang panjang selama satu dekade. Ariel Lizarraga, ayah salah satu korban, menyampaikan bahwa keputusan pengadilan telah memberinya ketenangan dan keadilan yang selama ini dicari. Ia menegaskan bahwa putusan ini bukan hanya untuk putrinya, tetapi juga untuk semua korban yang pernah mengalami trauma di lembaga tersebut. Kasus Próvolo kini menjadi salah satu momen paling sensitif dalam sejarah keagamaan Argentina, mengungkap sistem kegagalan perlindungan anak dan transparansi internal institusi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ulama AS Tantang Demonstran Papua soal Tembakan Warga Tak Berdosa
Shamsi Ali, ulama Indonesia di New York, menantang demonstran pro-separatis Papua yang mengibarkan bendera Bintang Kejora, menyoroti kematian warga sipil tanpa bukti konkret.
27 September 2026

Penertiban Massal di Hutan Konservasi Bukit Soeharto Dilakukan
Tim gabungan Otorita IKN dan penegak hukum lakukan penertiban bangunan liar di kawasan hutan konservasi Bukit Soeharto, menindak pendudukan ilegal dan pembukaan lahan secara massal.
27 September 2026

SIM Keliling Beroperasi di Dua Lokasi Akhir Pekan
Layanan perpanjangan SIM Keliling dibuka di Jakarta Timur dan Jakarta Barat pada hari Minggu, menyediakan akses mudah bagi warga yang ingin memperbarui dokumen berkendara secara langsung.
27 September 2026

Kejagung Lelang Batu Bara Hasil Penyimpangan, Raup Rp179 Miliar
Lelang batu bara hasil sitaan kasus korupsi di Kalimantan Tengah berhasil meraih nilai Rp179 miliar dari total 436 ribu ton yang dilelang.
27 September 2026
Berita Lainnya

PRI Buton Selatan Dibawah Arfandi Siap Rebut Kursi Pemilu 2029
Minggu, 27 September 2026, 12.54 WITA

Suami Dicopot, Istri Pilih Jualan Nasi Bungkus untuk Bantu Mahasiswa
Minggu, 27 September 2026, 12.25 WITA

74 Juta Warga Usia 17 Tahun Belum Punya Rekening Bank
Minggu, 27 September 2026, 12.25 WITA

Bayan Hentikan Force Majeure Usai RKAB 2026 Disetujui ESDM
Minggu, 27 September 2026, 12.25 WITA

JL van der Velde, Otak di Balik Tether dan Kekayaan Rp680 Triliun
Minggu, 27 September 2026, 12.22 WITA

Ed Sheeran Kehilangan Lebih dari 439 Ribu Pengikut Imbas Kontroversi Macklemore
Minggu, 27 September 2026, 12.21 WITA

Pestapora 2026 Tutup dengan Kolaborasi Spektakuler
Minggu, 27 September 2026, 12.16 WITA

300 Anak Prasejahtera Menyaksikan Laga FIFA ASEAN Cup di Bandung
Minggu, 27 September 2026, 12.13 WITA

