Eks Pejabat Maluku Tengah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Air Bersih
Mantan pejabat daerah di Maluku Tengah ditetapkan tersangka dalam kasus korupsi proyek air bersih senilai Rp12,4 miliar yang berdampak kerugian negara hingga Rp3,8 miliar.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 05.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kejaksaan Tinggi Maluku secara resmi menetapkan Muhammad Marasabessy, eks Pelaksana Tugas Bupati Maluku Tengah, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan sarana air bersih di Pulau Haruku tahun anggaran 2020. Penetapan ini dilakukan setelah pemeriksaan berdurasi empat jam, di mana tersangka awalnya hadir sebagai saksi namun kemudian diperkuat dengan bukti-bukti yang mengarah pada keterlibatannya secara langsung dalam proses pengelolaan proyek. Ia kemudian dibawa ke mobil tahanan dengan mengenakan rompi oranye dan tangan diborgol.
Proyek yang dibiayai melalui pinjaman Pemerintah Provinsi Maluku kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dalam kerangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) memiliki anggaran awal sebesar Rp12,4 miliar. Kontrak diberikan kepada PT Kusuma Jaya Abadi dengan nilai kontrak mencapai Rp12,483 miliar. Namun sejak tahap awal, proyek ini telah menunjukkan berbagai pelanggaran, termasuk tidak adanya konsultan perencanaan resmi dan perubahan lokasi pekerjaan tanpa dasar teknis yang jelas.
Pemeriksaan lebih lanjut mengungkap praktik pengadaan yang tidak transparan, seperti pengajuan addendum kontrak berulang kali tanpa dokumen perubahan kontrak (CCO) maupun justifikasi teknis yang sah. Pembayaran termin bahkan mencapai seratus persen meski progres fisik belum selesai dan tidak terverifikasi. Dokumen laporan progres pun ditemukan direkayasa, menciptakan kesan penyelesaian pekerjaan yang tidak sesuai dengan kondisi lapangan.
Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Maluku, Radit Parulian, menyatakan bahwa penetapan tersangka Mat Marasabessy merupakan kelanjutan dari penyidikan yang telah melibatkan tujuh orang sebelumnya, termasuk kontraktor, pejabat dinas, dan direktur perusahaan. Dengan penambahan tersangka ini, total yang telah ditahan mencapai tujuh orang, memperkuat bukti-bukti adanya jaringan korupsi dalam pengelolaan anggaran proyek. Kerugian negara yang ditimbulkan diperkirakan mencapai Rp3,8 miliar.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Aktivitas pengambilan gambar dan syuting di kawasan Gunung Bromo ditangguhkan sementara demi mencegah kebakaran lahan akibat musim kemarau ekstrem.
9 September 2026

Eks Ketua DPR Filipina Ditangkap Terkait Skandal Korupsi Rp2,1 Triliun
Mantan Ketua DPR Filipina, sepupu presiden, ditangkap karena dugaan korupsi proyek infrastruktur senilai 7,44 miliar peso (Rp2,1 triliun) selama periode 2022–2025.
9 September 2026

Empat Lukisan Renoir Raib dari Museum di Prancis
Empat karya seni Renoir hilang dari museum di Cagnes-sur-Mer, dua di antaranya telah ditemukan kembali dalam penyelidikan yang masih berlangsung.
9 September 2026

Warga Saudi Jadi Korban Penusukan di Mayfair, Polisi Tangkap Pelaku
Seorang warga asing asal Arab Saudi mengalami penusukan di Mayfair, London, dalam insiden percobaan perampokan yang tidak mengancam jiwa.
9 September 2026
Berita Lainnya

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.47 WITA

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Pabrik BYD Subang Beroperasi, Harga Mobil Listrik Tak Turun Langsung
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA


