Ekspor Listrik ke Tetangga, Bahlil Tegaskan Kerja Sama Harus Saling Menguntungkan
Menteri ESDM menegaskan Indonesia siap ekspor listrik ke negara tetangga asalkan negosiasi berlangsung adil dan saling menghargai.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 12.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengungkap tantangan dalam proses negosiasi rencana ekspor listrik ke wilayah tetangga, yang dinilai masih berjalan lambat dan kompleks. Menteri Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa Indonesia tidak keberatan melakukan ekspor listrik, asalkan dilakukan dalam kerangka saling membantu dan memperkuat hubungan regional. Ia menekankan bahwa kerja sama energi harus menjunjung prinsip keseimbangan, bukan dominasi satu pihak.
Bahlil menegaskan bahwa Indonesia tidak akan menerima tekanan dalam penentuan harga ekspor listrik. Ia menyampaikan peringatan tegas kepada negara-negara tetangga agar tidak mengandalkan posisi tawar yang merugikan. Dalam kesempatan di acara Electricity Connect 2026, ia mengangkat jari telunjuk sebagai simbol penolakan terhadap praktik yang dianggap merendahkan martabat. Menurutnya, hubungan antarnegara harus berlandaskan kekeluargaan, bukan eksploitasi.
Dengan kebijakan luar negeri bebas aktif yang dianut pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia berkomitmen menjaga hubungan baik dengan seluruh negara, termasuk tetangga terdekat. Namun, komitmen itu tidak berarti mengorbankan kepentingan nasional. Bahlil menekankan pentingnya etika dalam diplomasi, khususnya dalam bidang energi, yang merupakan aset strategis.
Ia mengingatkan bahwa Indonesia memahami pola permainan diplomasi yang sering digunakan negara lain dalam negosiasi harga komoditas. Meski menghargai budaya ketimuran dan nilai-nilai kekeluargaan, ia menekankan bahwa keberlanjutan kerja sama hanya bisa terjadi jika semua pihak menghargai posisi satu sama lain. Tidak ada ruang bagi tindakan menekan atau memanipulasi nilai pasar secara sepihak.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Tanggung Pajak Magang, Uang Saku Lulusan Tetap Penuh
Uang saku peserta magang nasional 2026 sebesar Rp5,2 juta per bulan diterima tanpa potongan pajak, karena PPh Pasal 21 ditanggung pemerintah secara penuh.
23 September 2026

IHSG Melemah, Saham Medco dan Siloam Torehkan Kinerja Positif
Indeks harga saham gabungan turun 1,69% ke level 6.277, didorong aksi jual asing, sementara Medco dan Siloam catat kinerja menggembirakan berkat pertumbuhan produksi dan akuisisi strategis.
23 September 2026

Rupiah Menguat Jelang Pengumuman BI Rate
Rupiah menguat ke Rp17.835 per dolar AS di awal perdagangan, menjelang pengumuman kebijakan suku bunga Bank Indonesia yang menjadi fokus pasar.
23 September 2026

IHSG Menguat di Pembukaan, Pasar Pantau Keputusan BI
Indeks Harga Saham Gabungan dibuka menguat 0,33% ke level 6.297, didukung sentimen pasar yang menanti keputusan suku bunga BI dan dinamika global.
23 September 2026
Berita Lainnya

Orang yang Suka Kopi Pahit Tanpa Gula Punya Karakter Khas
Rabu, 23 September 2026, 12.17 WITA

Waspada Modus Pemalsuan SIM, Pemohon Wajib Hadir Langsung
Rabu, 23 September 2026, 12.15 WITA

Penjualan Otomotif Melonjak, Menkeu Soroti Resiliensi Ekonomi Nasional
Rabu, 23 September 2026, 12.15 WITA

Waspada Modus Penipuan Pembuatan SIM Tanpa Kehadiran
Rabu, 23 September 2026, 12.15 WITA

Investasi Rp1.306 Triliun untuk PLTS 100 GW Ditetapkan sebagai Prioritas Nasional
Rabu, 23 September 2026, 12.06 WITA

Harga BBM Subsidi Tetap Stabil hingga Akhir 2026
Rabu, 23 September 2026, 12.06 WITA

Balpres Ilegal Masih Menyusup Lewat Jalur Rawan
Rabu, 23 September 2026, 12.06 WITA

Indonesia Siap Jadi Pusat Data Berbasis Energi Bersih
Rabu, 23 September 2026, 12.05 WITA

