Pemerintah Raup Rp11 Triliun dari Lelang Sukuk Syariah
Lelang delapan seri Sukuk Negara Syariah menarik minat tinggi, dengan penawaran mencapai 268% dari target, menghasilkan dana segar Rp11 triliun untuk pembiayaan APBN 2026.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 12.04 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah berhasil mengumpulkan dana segar sebesar Rp11 triliun dari lelang delapan seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang diselenggarakan pada 22 September 2026. Penawaran yang masuk mencapai Rp26,89 triliun, jauh melampaui target indikatif sebesar Rp10 triliun, menunjukkan tingginya minat investor terhadap instrumen keuangan syariah. Angka ini mencerminkan kepercayaan pasar terhadap kinerja dan kebijakan keuangan pemerintah dalam menjalankan program pembiayaan berbasis prinsip syariah.
Dari total penawaran, pemerintah memilih pemenang untuk delapan seri dengan alokasi terbesar pada seri SPNS07062027 senilai Rp4,84 triliun, disusul PBS034 sebesar Rp4,20 triliun dan SPNS12042027 dengan nilai Rp3,88 triliun. Seri PBS038, yang memiliki jatuh tempo hingga 15 Desember 2049, menjadi yang paling tinggi yield-nya dengan rata-rata tertimbang sebesar 7,19%, mencerminkan preferensi investor terhadap instrumen jangka panjang. Hasil lelang ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memenuhi pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026.
Penerbitan SBSN dilakukan melalui dua mekanisme utama: SPN-S yang berbasis akad Ijarah Sale and Lease Back, dan PBS berbasis akad Ijarah Asset to be Leased, keduanya telah disahkan oleh Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Aset dasar (underlying asset) untuk SPN-S berasal dari Barang Milik Negara yang telah disetujui oleh DPR RI dan memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 99/PMK.08/2021. Sementara itu, PBS menggunakan proyek dan kegiatan dalam APBN 2026 yang telah disahkan melalui Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2026, termasuk sebagian aset berupa Barang Milik Negara.
Keberhasilan lelang ini menunjukkan soliditas pasar keuangan syariah di Indonesia serta kepercayaan investor terhadap kredibilitas pemerintah dalam mengelola instrumen keuangan berbasis prinsip syariah. Dengan dana yang terkumpul, pemerintah dapat mempercepat realisasi program pembangunan dan pengelolaan keuangan negara secara transparan dan berkelanjutan sesuai kerangka hukum dan fatwa syariah yang berlaku.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Investasi Rp1.306 Triliun untuk PLTS 100 GW Ditetapkan sebagai Prioritas Nasional
Pemerintah menetapkan pembangunan PLTS sebesar 100 gigawatt dengan total investasi hingga Rp1.306 triliun sebagai langkah strategis mencapai kemandirian energi dan komitmen net zero emission hingga 2060.
23 September 2026

Stadion Pajajaran Bogor Capai 39 Persen Penyelesaian
Pembangunan Stadion Pajajaran di Kota Bogor untuk Porprov XV Jawa Barat 2026 telah mencapai tahap 39 persen dengan fasilitas penunjang mulai beroperasi.
22 September 2026

Otorita IKN Siap Bor Air Tanah di Sukaraja untuk Kepentingan Masyarakat
Otorita IKN berencana mengebor air tanah di Desa Sukaraja, Sepaku, setelah hasil riset geolistrik mendukung potensi sumber air, dengan dukungan penuh dari pemilik lahan dan pemerintah desa.
22 September 2026

TelkomGroup dan China Unicom Perkuat Infrastruktur Digital Nasional
Kolaborasi strategis antara TelkomGroup dan China Unicom diwujudkan melalui MoU untuk memperluas konektivitas dan inovasi teknologi di Indonesia.
22 September 2026
Berita Lainnya

Orang yang Suka Kopi Pahit Tanpa Gula Punya Karakter Khas
Rabu, 23 September 2026, 12.17 WITA

Waspada Modus Pemalsuan SIM, Pemohon Wajib Hadir Langsung
Rabu, 23 September 2026, 12.15 WITA

Penjualan Otomotif Melonjak, Menkeu Soroti Resiliensi Ekonomi Nasional
Rabu, 23 September 2026, 12.15 WITA

Waspada Modus Penipuan Pembuatan SIM Tanpa Kehadiran
Rabu, 23 September 2026, 12.15 WITA

Harga BBM Subsidi Tetap Stabil hingga Akhir 2026
Rabu, 23 September 2026, 12.06 WITA

Balpres Ilegal Masih Menyusup Lewat Jalur Rawan
Rabu, 23 September 2026, 12.06 WITA

Indonesia Siap Jadi Pusat Data Berbasis Energi Bersih
Rabu, 23 September 2026, 12.05 WITA

Pemerintah Tanggung Pajak Magang, Uang Saku Lulusan Tetap Penuh
Rabu, 23 September 2026, 12.05 WITA

