Otorita IKN Siap Bor Air Tanah di Sukaraja untuk Kepentingan Masyarakat
Otorita IKN berencana mengebor air tanah di Desa Sukaraja, Sepaku, setelah hasil riset geolistrik mendukung potensi sumber air, dengan dukungan penuh dari pemilik lahan dan pemerintah desa.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 15.27 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mempersiapkan pengeboran eksplorasi air tanah di Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, sebagai respons atas temuan potensi sumber air dari hasil penelitian geolistrik bersama Universitas Gadjah Mada. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketersediaan air bersih bagi masyarakat sekitar yang masih mengandalkan air hujan dan pasokan terbatas. Pengeboran akan dilakukan di lokasi yang telah dipilih berdasarkan data ilmiah dan kajian teknis yang telah dilakukan.
Proses persiapan dilakukan melalui pertemuan koordinatif antara Kepala Otorita IKN, jajaran internal, perangkat desa, camat, serta pemilik lahan di kantor Balai Kota Otorita IKN. Pertemuan ini menjadi forum penting untuk memastikan keberlangsungan proyek berjalan dengan persetujuan semua pihak terkait. Kepala Otorita IKN menegaskan bahwa pengeboran hanya akan dilakukan setelah mendapatkan izin resmi dari pemerintah desa dan pemilik lahan, serta memastikan bahwa hasilnya akan dikelola secara bersama untuk kepentingan publik.
Basuki Hadimuljono menyampaikan komitmen bahwa jika pengeboran berhasil menghasilkan air bersih, sumur dan air yang dihasilkan akan diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah desa atau pengelola lokal. Ia menekankan bahwa sumur tersebut bukan untuk kepentingan eksklusif, melainkan menjadi aset bersama masyarakat yang dapat dimanfaatkan secara merata dan berkelanjutan. Pendekatan ini menunjukkan komitmen Otorita IKN untuk menjadikan keberlanjutan sumber daya sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.
Camat Sepaku, Gamaliel Abimanyu Arliandito, menyambut baik inisiatif ini sebagai bentuk respons nyata terhadap keterbatasan akses air bersih yang masih dirasakan warga, terutama di wilayah yang belum terjangkau jaringan air bersih permanen. Ia mengapresiasi langkah proaktif Otorita IKN yang memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat. Dukungan serupa juga disampaikan oleh Syarif, pemilik lahan di titik bor 4 RT 2, yang menyatakan kesediaan secara ikhlas dan berharap pengeboran berjalan lancar tanpa menimbulkan konflik dan memberi manfaat bagi seluruh komunitas.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

TelkomGroup dan China Unicom Perkuat Infrastruktur Digital Nasional
Kolaborasi strategis antara TelkomGroup dan China Unicom diwujudkan melalui MoU untuk memperluas konektivitas dan inovasi teknologi di Indonesia.
22 September 2026

Penemuan Ikan Piranha di Bendungan Klau Picu Keprihatinan Ekosistem
Penemuan ikan berjenis piranha perut merah di Bendungan Klau, Pahang, memicu kekhawatiran akan invasi spesies asing, meski belum ada bukti populasi terbentuk.
22 September 2026

Huawei Perkuat Konektivitas AI dengan Solusi Stellar WAN Terbaru
Huawei meluncurkan versi terbaru Solusi Stellar AI WAN yang meningkatkan efisiensi, keamanan, dan hemat biaya dalam komputasi lintaswilayah hingga 1.000 km.
22 September 2026

Tol Binjai–Langsa Wajib Siap Operasional Sebelum Nataru 2026
Kepala Staf Kepresidenan memastikan ruas Binjai-Pangkalan Brandan jalan tol trans Sumatera beroperasi penuh sesuai standar teknis sebelum perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.
22 September 2026
Berita Lainnya

Sindikat SIM Palsu di Riau Beroperasi Sejak Juni 2026
Selasa, 22 September 2026, 15.39 WITA

Xiaomi Siap Masuki Pasar Mobil Listrik Indonesia
Selasa, 22 September 2026, 15.39 WITA

Subsidi Tak Pasti, Penjualan Motor Listrik 2026 Terhambat
Selasa, 22 September 2026, 15.39 WITA

Biaya Impor iPhone 18 Pro dan Duo dari Luar Negeri Terungkap
Selasa, 22 September 2026, 15.31 WITA

Penindakan Massal Beras dan Garam Ilegal di Empat Wilayah
Selasa, 22 September 2026, 15.30 WITA

Prioritaskan UMKM dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam
Selasa, 22 September 2026, 15.30 WITA

Amran Minta Hukuman Berat untuk Pelaku Penyelundupan Beras Impor
Selasa, 22 September 2026, 15.30 WITA

Tiga ASN Pertanian Tewas di Papua Tanpa Pengawalan
Selasa, 22 September 2026, 15.30 WITA

