Selasa, 22 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

TelkomGroup dan China Unicom Perkuat Infrastruktur Digital Nasional

Kolaborasi strategis antara TelkomGroup dan China Unicom diwujudkan melalui MoU untuk memperluas konektivitas dan inovasi teknologi di Indonesia.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 15.26 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 4x dibuka
TelkomGroup dan China Unicom Perkuat Infrastruktur Digital Nasional📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - TelkomGroup resmi menjalin kemitraan strategis dengan China Unicom melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Jakarta. Kerja sama ini melibatkan empat entitas utama, termasuk Telkom, Telkomsel, InfraNexia, dan Mitratel, yang berkomitmen untuk menjajaki sinergi dalam pengembangan infrastruktur digital, konektivitas, serta solusi teknologi berbasis 5G dan IoT. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Network Telkom Nanang Hendarno bersama jajaran direksi dari masing-masing entitas dan Direktur China Unicom Wu Xu Hua, dengan pendampingan Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji.

Kolaborasi ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas dan keandalan jaringan telekomunikasi nasional di tengah meningkatnya permintaan layanan digital dari sektor enterprise. Nanang Hendarno menegaskan bahwa kemitraan dengan China Unicom menjadi langkah strategis dalam mempercepat modernisasi jaringan dan memperluas akses ke teknologi kelas dunia. Ia menyebut bahwa pengalaman global China Unicom dapat menjadi sumber referensi penting bagi pengembangan solusi digital yang lebih inovatif dan efisien.

Lima bidang utama kolaborasi mencakup ekosistem data center, kecerdasan buatan (AI), implementasi 5G, konektivitas lintas batas, serta Internet of Things (IoT). Setiap entitas dalam TelkomGroup akan terlibat sesuai dengan keahlian dan portofolio bisnis masing-masing, dengan pendekatan multilateral yang mengintegrasikan kapabilitas lokal dan global. Skema resiprokal memungkinkan kedua belah pihak saling memanfaatkan infrastruktur dan ekosistem, seperti akses ke jaringan 5G China Unicom dan layanan cloud serta data center TelkomGroup.

China Unicom saat ini melayani lebih dari 1,2 miliar pengguna dengan jaringan yang terdiri dari hampir 5 juta base station 5G dan lebih dari 670.000 kilometer kabel laut. Kolaborasi akan dilanjutkan dengan tahapan validasi pasar, pertukaran pengetahuan teknis, demonstrasi kapabilitas, serta pengembangan inisiatif bersama. Setiap inisiatif akan dievaluasi berdasarkan kesiapan pasar, nilai bisnis, dan relevansi operasional sebelum dituangkan dalam perjanjian definitif.

TelkomGroup tetap menjadi pihak utama dalam hubungan komersial dengan pelanggan di Indonesia, sementara China Unicom berperan sebagai mitra strategis dalam pemanfaatan ekosistem global. Seno Soemadji menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari upaya memperluas jaringan global dengan mitra yang memiliki kapabilitas komplementer. Tujuan utamanya adalah menciptakan nilai tambah bagi pelanggan enterprise, memperkuat daya saing industri, serta mendukung transformasi digital nasional secara berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya