Selasa, 22 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Tiga ASN Pertanian Tewas di Papua Tanpa Pengawalan

Tiga pegawai dinas pertanian tewas ditembak KKB saat distribusi bantuan di wilayah yang sebelumnya tidak dikategorikan rawan konflik.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 15.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Tiga ASN Pertanian Tewas di Papua Tanpa Pengawalan📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya tewas dalam penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) saat menjalankan tugas pendistribusian bantuan ternak di Kampung Muliama, Papua Pegunungan, pada Rabu (9/9/2026). Korban yang gugur adalah Aprida Rapi (49), Alfonsius Albinus (35), dan Wili Mbuik (24), yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan tanpa pengawalan aparat keamanan.

Kepala Dinas Pertanian Jayawijaya, Hendri Teteelpta, menjelaskan bahwa lokasi kejadian tidak termasuk wilayah rawan konflik menurut pemetaan yang telah dilakukan. Ia menegaskan bahwa pengawalan hanya diberikan ketika pegawai harus bertugas di area yang telah ditetapkan sebagai zona berisiko tinggi. “Kawasan tempat pembagian bantuan itu sebelumnya bukan daerah rawan, sehingga tidak dianggap perlu pengawalan,” ujarnya.

Namun, insiden ini menandai perubahan strategis dari KKB yang kini mulai aktif di wilayah sebelumnya stabil. Hendri menyebut kejadian tersebut telah memicu perhatian serius dari pemerintah daerah dan aparat keamanan. Pihaknya kini tengah menggelar rapat koordinasi bersama TNI, Polri, dan satuan tugas di Papua Pegunungan untuk meninjau ulang kebijakan pengamanan di delapan kabupaten yang menjadi fokus.

Tujuan rapat adalah menyusun mekanisme pengawalan yang lebih responsif terhadap perkembangan situasi di lapangan. Meskipun tidak ada indikasi sebelumnya bahwa lokasi tersebut berisiko, kejadian ini menunjukkan bahwa ancaman bisa muncul di wilayah yang sebelumnya dianggap aman. Kepastian kebijakan pengamanan ke depan akan diumumkan setelah hasil rapat koordinasi hari ini selesai.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya